SuaraJawaTengah.id - Ditemukan jasad seorang wanita di sungai Kemadu, Wonosobo, Jawa Tengah. Ternyata, mayat tersebut adalah korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Mochamad Zadid mengatakan, sebelumnya telah ditemukan mayat di bawah jembatan Sungai Kemadu turut Dusun Clengkom, Kaliwiro, Wonosobo, Rabu (22/12/2021) lalu. Mendengar hal itu, keluarga korban (kakak) memastikan identitas korban karena ciri ciri yang disebutkan mirip dengan adinya.
“Sesampainya disana pelapor mengetahui bahwa mayat tersebut memang benar adalah adik kandungnya yang bernama FN. Berdasarkan perhiasan berupa cincin dan anting yang dikenakan serta ciri-ciri lainnya yaitu adanya tato gambar sayap di lengan tangan kiri,”kata Akp Mochamad, Senin (10/1/2021)
Mengetahui hal tersebut pelapor langsung membawa korban ke rumah untuk dimakamkan. Namun sesampainya di rumah, pelapor melihat ada hal yang mencurigakan pada tubuh korban yaitu terdapat luka bekas jeratan di leher korban.
Baca Juga: Potensi Bangkitnya Pariwisata Olahraga Paralayang Telaga Menjer Wonosobo
Hal tersebut membuat pelapor merasa curiga dan menduga adik kandungnya telah menjadi korban pembunuhan. Kemudian sang kakak melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polres Wonosobo untuk ditindak lanjuti.
Usai dilakukan penyelidikan, dugaan pelapor ternyata benar. Penemuan mayat tato burung adalah kasus pembunuhan.
Pelaku pembunuhan wanita bertato tersebut adalah SS (27) warga Kecamatan Wadaslinang, Wonosobo yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh lantaran menolak ajakan untuk bercinta.
“Awalnya pelaku sering memberikan uang kepada korban bahkan pelaku membelikan handphone merk Iphone XS Max kepada korban. Kemudian pelaku mengajak korban bertemu lalu pelaku meminta untuk berhubungan layaknya suami istri namun korban menolak dengan alasan sedang menstruasi,”jelas dia.
Karena korban menolak, tersangka meminta kembali iphine XS Max yang pernah dia berikan. Namun, korban justru memaki maki tersangka dengan ucapan “Deke nek ora ndue duit, ora usah nyepaki cah wadon. Deke ki cah kere.” (Kamu kalau tidak punya uang, tidak usah mendekati perempuan. Kamu itu orang miskin).
Baca Juga: Kalahkan Wagub Jateng dan Wali Kota Semarang dalam Survei, Gibran: MikirGaweanSik
Mendengar hal tersebut, pelaku langsung emosi dan mengambil tali tambang yang sudah pelaku siapkan dalam tas selempang warna coklat merk ZMZ. Pelaku menjerat korban dengan tali tambang tersebut hingga meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Mudik ke Wonosobo? Ini 5 Destinasi Wajib untuk Wisata Bareng Keluarga
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Habbie, UMKM Minyak Telon Binaan BRI Tampil dengan Prestasi Keren di UMKM EXPO(RT) 2025
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025