Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:51 WIB
Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sultan Gustaf Al Ghozali, ditemui di kampusnya di Semarang, Kamis. [ANTARA/ I.C.Senjaya]

"Katanya crypto haram, kok bisa-bisanya nagihin pajak dari uang haram. Mau negara ini kena bencana akibat makan uang haram," celetuk akun @adityah**.

"Ngapai di bayar, usaha lima tahun nggak ada yang peduli. Giliran dapet duit langsung di pajakin. Enak banget dah duitnya entah kemana, eh utangnya makin bayak aja wkwk," imbuh akun @Zeiin**.

"Buru-buru amat min, regulasinya aja gak ada, main comot," sahut akun @Adalah**.

"Indonesia paling maju cuma hal tagih menagih pajak doang. Lainnya mah bisa dicek sendiri di website pemerintah yang gangguan mulu itu," timpal akun @grey**.

Baca Juga: Raih Runner Up Piala AFF, Arhan Pratama Dapat Beasiswa Sampai S2

Kontributor : Fitroh Nurikhsan

Load More