SuaraJawaTengah.id - Kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang kini memiliki obyek wisata baru. Yaitu Borobudur Edupark.
Destinasi wisata berbasis edukasi dan seni Borobudur Edupark berada di jalan Magelang-Yogyakarta di Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan setelah Minggu (9/1/2022) diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
"Setelah diresmikan Gubernur Jateng Bapak Ganjar Pranowo, hari ini Borobudur Edupark mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan," kata Direktur Borobudur Edupark I Nyoman Alim Mustapha dikutip dari ANTARA pada pembukaan Borobudur Edupark di Magelang, Sabtu (15/1/2022).
Hadir pada pembukaan Borobudur Edupark tersebut, antara lain Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) Edy Setijono, para tokoh agama, pelaku pariwisata, dan para pemangku kepentingan yang lain.
Harga Tiket Masuk Borobudur Edupark Rp30.000 untuk orang dewasa dan Rp20.000 untuk anak dan pelajar. Namun, selama soft opening Borobudur Edupark memberikan harga promo tiket masuk, yakni Rp25.000 (dewasa) dan Rp15.000 (anak dan pelajar).
Nyoman menyampaikan Borobudur Edupark merupakan sinergi antara PT Nakula Sadewa Design Art dengan PT TWC dan komunitas pecinta Borobudur, salah satunya Galeri Unik Seni Borobudur Indonesia (GUSBI).
"Besar harapan kami, dengan iringan doa dan penuh rasa syukur, Borobudur Edupark dapat bertumbuhkembang secara harmonis dalam industri pariwisata, memberikan khasanah baru dan kemanfaatan dalam bidang destinasi wisata," katanya.
Direktur Utama PT Paman Wisata Candi Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono menambahkan Candi Borobudur tidak sekadar sebuah monumen megah, tetapi di situ sarat dengan pengetahuan dan pembelajaran,
"Hari ini kita melihat Pak Nyoman dan timnya di Nakula Sadewa bisa mengambil inspirasi-inspirasi dari Borobudur menjadi sebuah kreativitas, menjadi karya kreatif yang sangat membanggakan karena Pak Nyoman sudah mampu memberikan sebuah karya yang diapresiasi tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri," katanya.
Baca Juga: Terhenti Dua Tahun Akibat COVID-19, BOB Kembangkan Resort Pendukung Borobudur Highland
Ia berharap ke depan hadir Nyoman-Nyoman yang lain di kawasan Borobudur supaya Borobudur ke depan bisa lebih memberikan kemanfaatan maksimal.
"Borobudur jangan hanya menjadi wacana saja tetapi borobudur harus menjadi sebuah lapangan riil buat kehidupan bangsa ini, buat kehidupan masyarakat dari berbagai sudut keahlian masing-masing," katanya.
Borobudur Edupark menghadirkan hasil karya I Nyoman Alim Mustapha, seorang pengusaha dan ahli pahat batu kelahiran Bali yang sudah lama menetap di Kabupaten Magelang.
Hasil karyanya sudah mendunia, seperti Miniatur Candi Borobudur di Afrika Selatan, Kebun Binatang Pairi Daiza di Belgia, Taman Hiburan Minimundus Austria, Vihara Wat Khao Sukim Thailand, Venlo Belanda, dan lain-lain. Workshop pembuatan 4 gerbang ikonik menuju kawasan Borobudur juga dapat disaksikan di Borobudur Edupark ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan