SuaraJawaTengah.id - Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryonugroho membongkar kunci sukses capaian tertinggi dalam penerapan ETLE atau tilang elektronik tingkat nasional.
Penerapan ETLE yang maksimal di Jateng dengan menindak 34 ribu pelanggar lalin dalam 15 hari bahkan melampaui Polda Metro Jaya.
Agus Suryonugroho memaparkan, hasil maksimal ini dicapai berkat terobosan kreatif kreatif yang diciptakan jajarannya sehingga etle berjalan maksimal dan efektif.
"Dalam penerapan ETLE, setiap petugas menindak menggunakan sarana teknologi, jadi tidak bersentuhan langsung dengan pelanggar. Ini efektif untuk menghindari pungli di lapangan dan akuntabel," kata Kombes Pol Agus, Minggu (16/1/2022).
Penggunaan ETLE juga sudah terpasang di semua polres Jajaran polda jateng, jadi semua pergerakan arus kendaraan akan termonitor melalui layar monitoring di Ditlantas .
Terkait pelaksanaan ETLE sendiri, kunci keberhasilan dalan law inforcemen adalah Integrated system yaitu
ETLE berupa data Screenshoot terintegrasi dengan data base ETLE Presisi Nasional serta terintegrasi pula dengan Jasa Pengiriman serta Verifikasi dan persetujuan pelanggar akan di sertai akun dari Briva untuk melakukan pembayaran,ungkap Kombes Agus yang juga menjadi inisiator aplikasi Go Sigap ini.
Masyarakat tidak pelru datang ke kantor polisi, langsung bisa pembayaran melalalui Briva.
Menurut Dirlantas, maksimalnya penindakan lewat ETLE di Jateng menjadi perhatian beberapa Polda lain di Indonesia.
"Sudah ada koordinasi, beberapa Polda akan mempelajari penerapan ETLE yang dijalankan di Jateng melalui study banding
Baca Juga: Polda Jateng Dalami Fakta Oknum Anggota Polisi Jadi Suplier BPNT, Ini Hasilnya
Diharapkan ETLE secara nasional dapat berjalan maksimal sesuai harapan dan Program Prioritas Kapolri," tambah Dirlantas.
Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy meminta masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Tak hanya untuk menghindari pelanggaran, tapi juga untuk keselamatan di jalan raya.
Penggunaan ETLE, ungkapnya, merupakan inovasi dalam peningkatan profesiaonalitas Polri dalam menangani permasalahan lalu lintas di jalan.
Pembayaran dendanya pun dibuat praktis sehingga tidak mengganggu kenyaman masyarakat.
"Sudah ada mekanisme pembayarannya. Ditlantas Polda Jateng juga sudah meluncurkan aplikasi Go Sigap yang bisa di download di play store," tegas Iqbal.
ETLE merupakan salah satu penjabaran program prioritas Kapolri Presisi yang dicanangkan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam peresmian ETLE di NTMC Jakarta, Maret 2021 lalu.
Berita Terkait
-
Juara! Ditlantas Polda Jateng Mendapat Nilai Tertinggi ETLE Nasional 2021 dengan Jaring 34.196 Pelanggar Lalin
-
Kilau Lampu ETLE di Jalan MT Haryono Bontang Dikeluhkan, Pemkot Justru Minta Pengendara Adaptasi, Lah Gimana?
-
Dikunjungi Danjen Kopassus, Kapolda Jateng: Sinergitas TNI-Polri di Jateng Sangat Baik
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah