Harga tiket pengunjung yang naik ke struktur candi lebih mahal karena sudah termasuk mendapat sandal upanat dan fasilitas pemandu.
“Sandal ini tujuannya memang untuk melestarikan batu candi, bukan sekadar souvenir. Kalau hanya untuk souvenir, nanti pengunjung akan komplain kok harga tiket (Borobudur) jadi naik dengan plus sandal,” kata Kepala BKB, Wiwit Kasiyati.
Selain menerapkan aturan wajib memakai sandal khusus, jumlah pengunjung yang naik ke struktur Candi Borobudur dibatasi 1.000 orang per hari. Jumlah itu berdasarkan perhitungan kapasitas maksimal struktur Candi Borobudur.
“Kami memikirkan bagaimana caranya meminimalisir pasir itu terbawa alas kaki. Karena yang membuat aus itu pasir. Akhirnya sandal yang dulu pernah kita kaji dan workshop kita angkat kembali,” ujar Wiwit Kasiyati.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
Kiper Juara Liga 1 Merapat! PSIS Semarang Datangkan Reky Rahayu
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight