SuaraJawaTengah.id - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong telah resmi memanggil 29 nama pemain untuk mengikuti pemusatan latihan guna mempersiapkan ajang Piala AFF U-23.
Dari 29 nama itu, pemain-pemain yang berlaga di piala AFF 2020 di Singapura turut mendapat panggilan macam Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, Rizky Ridho, Rahmat Irianto, Syahrian Abimanyu, dan Hanis Sagara Putra.
Menariknya, didaftar penyerang Timnas U-23. Shin Tae Yong kembali tidak memanggil pemain berbakat Bagus Kahfi yang sedang berkarir di Jong FC Ultrec.
Padahal pemain kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini merupakan wonderkids yang cukup menjanjikan di lini serang. Seperti kita ketahui, Bagus Kahfi pernah memperkuat Timnas Indonesia diberbagai kelompok umur.
Baca Juga: Profil Myanmar U-23, Calon Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022
Setelah tampil cemerlang di Timnas U-16, kebintangan Bagus Kahfi kembali terlihat usai ia nobatkan sebagai top skor skuat Timnas U-19 di ajang Kualifikasi Piala Asia.
Sayangnya, pasca memutuskan bergabung ke klub Belanda, FC Ultrec. Bagus Kahfi jarang mendapatkan menit bermain. Hal itu lantaran ia kerap dibekam cidera.
Kekinian, kabarnya Bagus Kahfi sudah sembuh dari cidera engkel di awal bulan Januari 2022 dan sudah siap kembali merumput kembali ke lapangan hijau.
Namun, disaat Bagus Kahfi sudah terbebas dari cidera. Shin Tae Yong justru tidak meliriknya sedikit pun. Apalagi penyerang Hanis Sagara, Taufik Hidayat dan Ronaldo Joybera belum teruji membobol gawang lawan.
Tak dipanggilnya Bagus Kahfi ke dalam skuat garuda muda itu membuat warganet memberikan kritikan keras. Terpantau dalam unggahan terakhir akun instagram Bagus Kaffi. Banyak warganet yang meminta Bagus Kaffi untuk pindah klub supaya mendapat menit bermain macam Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman.
"Main dicadangkan itu merusak karir kamu Bagus. Lebih baik main di Liga Korea Selatan dan Liga Jepang. Buat apa jauh-jauh ke Liga Belanda kalau nggak ke pakai. Contohlah Egy dan Witan yang dipakai klubnya," ujar akun @andreempat**.
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara