SuaraJawaTengah.id - Kasus COVID-19 mulai mengalami peningkatan usai libur Natal dan Tahun Baru 2022. Hal itu seiring dengan sudah menyebarnya varion omicron di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Purbalingga, menyiapkan 284 tempat tidur di sejumlah rumah sakit untuk isolasi pasien jika terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 di wilayah setempat.
"Sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus aktif, kami telah berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit, baik negeri maupun swasta yang ada di Purbalingga. Ada maksimal 284 tempat tidur," kata Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga dr. Jusi Febrianto dikutip dari ANTARA di Purbalingga, Jumat (4/2/2022).
Pihaknya terus memastikan kesiapan sarana prasarana, mulai dari tempat tidur untuk pasien COVID-19, tempat tidur ruang ICU, hingga kebutuhan oksigen.
Selain menyiapkan 284 tempat tidur di sejumlah rumah sakit yang ada di wilayah Purbalingga, pihaknya juga telah menyiapkan tempat isolasi terpusat bagi mereka yang terkonfirmasi positif COVID-19.
"Penyiapan tempat isolasi terpusat juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus aktif, lokasinya di gedung eks SMPN 3 Purbalingga," katanya.
Dia mengatakan berbagai langkah antisipasi sangat diperlukan menyusul mulai terjadi tren peningkatan kasus COVID-19 di wilayah setempat.
"Dalam beberapa hari terakhir ada peningkatan jumlah kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Purbalingga. Hal ini tentunya perlu diwaspadai, tapi juga jangan panik secara berlebih," katanya.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 agar tidak makin meluas.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 3 Februari: Positif 10.317, Sembuh 4.367, Meninggal 24
"Pemkab Purbalingga juga telah mempersiapkan sejumlah upaya strategis guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di wilayah setempat. Salah satunya rencana pemasangan lembaran kertas atau stiker yang ditempelkan di rumah warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 dan sedang menjalankan isolasi mandiri," katanya.
Hal itu, katanya, bertujuan agar pihaknya bisa memantau pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri dan jelas kapan mulai dan berakhirnya masa isolasi tersebut.
Dia juga menginformasikan bahwa jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 di Purbalingga pada Jumat (4/2) ni bertambah 31 orang, sehingga totalnya ada sebanyak 67 kasus aktif.
"Pada tanggal 2 Februari 2022 terdapat 36 kasus aktif, pada hari ini pasien terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah lagi 31 orang sehingga jumlahnya menjadi 67 kasus aktif," katanya.
Total keseluruhan jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di wilayah ini sejak awal penanganan hingga saat ini ada sebanyak 18.520 orang.
Dari total jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 17.317 orang telah dinyatakan sembuh dan 1.136 meninggal dunia, 13 orang dirawat di fasilitas kesehatan dan 54 lainnya sedang menjalani isolasi mandiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun