SuaraJawaTengah.id - Tim PSIS Semarang tengah dilanda badai Covid-19 jelang pertandingan menghadapi Persik Kediri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada Minggu (6/2/2022) sore ini.
Tercatat, berdasarkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan pada Sabtu (5/2/2022) malam, telah keluar hasil pada Minggu pagi dengan dinyatakan 12 pemain dan 3 official terpapar Covid-19.
“Sampai hari ini setelah dilaksanakan pemeriksaan PCR reguler tadi malam, ada 12 pemain terkonfirmasi positif dan 3 official yang juga terkonfirmasi positif,” ujar dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar.
Saat ini, 15 orang komponen tim yang dinyatakan positif sudah melakukan isolasi dan pemain serta official yang negatif sudah ditempatkan pada satu kamar untuk satu orang.
“Yang terkonfirmasi positif sudah diberikan obat dan vitamin. Yang negatif juga sudah langsung dipisah. Satu orang satu kamar supaya penyebaran tidak masif. 80 persen OTG dan 20 persen gejala ringan. Untuk yang positif tetap tenang, melakukan langkah-langkah imunitas seperti latihan mandiri supaya nantinya setelah dinyatakan negatif, kondisi tetap sehat dan bugar,” lanjut Alfan.
Sementara itu, CEO PSIS, Yoyok Sukawi menyampaikan tanggapannya atas badai Covid-19 yang tengah menerpa Laskar Mahesa Jenar.
Menurutnya, dengan skuat yang ada, PSIS tetap akan melanjutkan pertandingan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB)
“Hari ini kabar kurang baik datang dari Bali. Total ada 15 orang yang terkonfirmasi positif dari pemain mau pun atau official. Dokter tim sudah laporan ke manajemen terkait hal tersebut. Terkait pertandingan, PSIS akan mengikuti regulasi yang ada. Mohon doanya kepada seluruh warga Semarang, Panser Biru, dan Snex supaya pemain PSIS yang tersisa bisa menunjukkan penampilan maksimal melawan Persik dan tetap mendapatkan tiga poin di laga sore hari nanti,” tutur Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Empat Pemain Sembuh dari COVID-19, Persebaya Surabaya Siap Tempur Hadapi Persipura
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!
-
Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen
-
MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman
-
Beasiswa Pendidikan Bhimasena Power Indonesia 2026 Dukung Mahasiswa Kabupaten Batang