SuaraJawaTengah.id - Fenomena alam angin kencang atau angin ribut melanda wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Akibatnya, pepohonan di jalur Banjarnegara - Dieng tumbang, Senin (7/2/2022).
Kejadian tersebut tepatnya berlokasi di Desa Kendaga, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara. Pepohonan nampak roboh mengenai jaringan listrik, menutup badan jalan hingga menimpa rumah warga.
Kejadian tersebut sempat terekam oleh warga yang kemudian dibagikan ke sosial media. Hal tersebut mencuri perhatian masyarakat terutama warga setempat serta pengendara yang biasa melintas.
Pohon yang tumbang berdiameter mulai dari 30 sentimeter hingga 80 sentimeter. Selain itu juga rumpun bambu yang ada ikut roboh disapu angin kencang.
“Ada beberapa pohon yang tumbang akibat angin kencang sekitar pukul 10.30 WIB. Ada pohon albasia, pohon sengon dan pohon bambu,” kata Camat Banjarmangu Gigih Sundoro saat dikonfirmasi, Senin (7/2/2022).
Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun batang pohon menimpa jaringan listrik. Sehingga terjadi pemadaman untuk wilayah di sekitar lokasi kejadian.
“Jaringan listrik terkena batang pohon. Sehingga untuk sementara dilakukan pemadaman. Selain jaringan listrik, angin kencang juga merusak atap salah satu warga Desa Kendaga,” tambahnya.
Kapolsek Banjarmangu AKP Suharno mengatakan, proses evakuasi pohon tumbang selesai sekitar pukul 13.30 WIB. saat proses evakuasi arus lalu-lintas dilakukan buka-tutup.
“Selain pohon yang tumbang, pohon yang ada di pinggir jalan yang dinilai membahayakan juga ditebang. Jadi proses evakuasi membutuhkan waktu. Jadi selama proses evakuasi dilakukan arus lalu-lintas dilakukan buka tutup,” terangnya.
Baca Juga: Kota Malang Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Dua Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat terutama bagi pengguna jalan untuk tetap waspada saat melintas di jalan yang banyak pohon besar. Saat berhenti, sebaiknya pengendara menghindari pohon besar.
“Pengendara tetap waspada jangan parkir sembarangan. Harus lihat dulu ada pohon besar atau tidak,” imbaunya.
Berdasarkan informasi, hingga saat ini, Senin (7/2/2022) pukul 14.00 WIB, angin di sekitar lokasi kejadian masih kencang. Selain menimpa jaringan listrik dan badan jalan, pohon tumbang juga mengenai rumah warga.
"Ada yang sampai mengenai rumah warga, bagian atapnya. Tapi untuk berapa rumah dan rusaknya apa saja, kami masih assesment. Sekarang kami lakukan kerja bakti evakuasi pohon bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI Banjarnegara, Damkar, Tagana, Relawan dan masyarakat," pungkas Humas PMI Banjarnegara, Alwan Rifai.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu di Purwodadi
-
7 Fakta Penemuan Pendaki Syafiq Ali Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
-
Jawa Tengah Garap Potensi Desa: Kunci Pembangunan Nasional dan Indonesia Emas
-
Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek
-
Menguak Warisan Kekayaan Mohammad Reza Pahlavi: Dari Minyak hingga Kerajaan Bisnis Global