SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku sudah berbicara dengan Komnas HAM soal pengukuran lahan yang dijadikan Bendungan Bener.
Seperti diketahui, konflik proyek Waduk Bener di Desa Wadas, Kecematan Bener, Kabupaten Purworejo masih terus terjadi.
Selasa (8/2/2022), warga Desa Wadas dikagetkan dengan datangnya sejumlah 250 petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol mendampingi sekitar 70 petugas BPN dan Dinas Pertanian yang melaksanakan pengukuran dan penghitungan tanaman tumbuh.
"Sudah kita bicarakan Komnas HAM sudah kita undang kita ngobrol juga sudah baik-baik. Ini hanya pengukuran saja kok," kata Ganjar pascakerusuhan di Desa Wadas, Selasa (8/2/2022).
Baca Juga: Inisial G Bikin Riuh di Sosial Media Twitter, Warganet: Itu Siapa Sih, Pusing Mikirnya
Untuk itu, dia meminta agar warga tak perlu takut dan khawatir. Dia memastikan tak akan ada kekerasan karena yang jadi host adalah Komnas HAM.
"Maka siapapun tolong untuk meletakan pada pondasi yang sama agar semuanya lancar," paparnya.
Jika warga mampu diajak untuk bekerjasama dalam menjaga kondusifitas dan tidak bersikap berlebihan selama proses pengukuran, Ganjar memastikan tak ada kejadian represif.
"Tolong kerjasamanya agar tidak ada kejadian rusuh-rusuh lagi," jelasnya.
Ganjar mengklaim, sebelumnya pihaknya telah berdiskusi dengan Komnas HAM terkait pembebasan lahan yang akan dijadikan Bendungan Bener.
"Kemarin kan juga sudah ada diskusi tapi yang hadir juga sedikit,"imbuhnya.
Kasus Konflik Agraria di Desa Wadas telah terjadi beberapa tahun lalu lantaran warga menolak pembangunan Bendungan Beneran, Warga juga sempat melakukan Gugatan terhadap Ganjar Pranowo namun ditolak oleh PTUN Semarang.
Baca Juga: Nelayan Tegal Ngeluh Perizinan, Ganjar Telepon Langsung Menteri KKP
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Cak Lontong Kehilangan Banyak Job Buntut Dukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Saat Pilpres
-
Update Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada: Komnas HAM Ungkap Temuan Baru, Apa Itu?
-
Awasi Kasus 3 Polisi di Lampung Ditembak Mati, Komnas HAM: Perlu Penegakan Hukum Etik dan Pidana
-
Eks Kapolres Ngada Jadi Predator Anak, Komnas HAM Desak Hukuman Berat!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara