SuaraJawaTengah.id - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mendorong pengembangan aplikasi pariwisata terpadu guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan khususnya dari kalangan milenial.
"Pengembangan aplikasi pariwisata terpadu perlu dikembangkan, aplikasi yang komprehensif dan merepresentasikan pariwisata di Purbalingga serta dilengkapi menu lengkap berisikan kategori apa saja terkait potensi objek wisata yang ada," kata Dyah, dikutip dari ANTARA, Rabu (16/2/2022).
Dengan demikian, kata dia, diharapkan calon wisatawan dapat mencari informasi yang menyeluruh mengenai sektor pariwisata di Purbalingga hanya dengan membuka aplikasi terpadu tersebut.
"Untuk itu kami meminta seluruh dinas terkait untuk membangun aplikasi pariwisata terpadu. Nantinya seluruh informasi digabungkan mulai dari wisata air, wisata alam, wisata sejarah dan lain sebagainya," ujar dia.
Bupati juga mengatakan bahwa pada era digital seperti sekarang ini perlu promosi wisata yang kreatif dan inovatif sehingga dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan informasi.
"Promosi wisata saat ini mau tidak mau harus menyesuaikan dengan era digital karena telah terjadi perubahan perilaku masyarakat sehingga perlu ada terobosan-terobosan baru," paparnya.
Dia mengakui bahwa selama ini promosi secara digital telah dilakukan yakni melalui media-media sosial resmi milik Pemkab Purbalingga dan dinas terkait, namun upaya tersebut masih harus terus ditingkatkan lagi.
"Apa yang sudah dilakukan selama ini sudah baik, namun masih harus terus dioptimalkan lagi, agar dapat membuahkan hasil yang signifikan. Dengan demikian promosi tidak lagi hanya melalui media sosial, namun perlu ditambah dengan formula lainnya seperti aplikasi pariwisata terpadu tadi," tegasnya.
Bupati mengatakan pengembangan sektor pariwisata merupakan salah satu program prioritas dalam rangka mendukung upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.
Baca Juga: Sandiaga Uno Sebut 11.000 Lapangan Kerja Tercipta Selama Tes Pramusim MotoGP Mandalika
Untuk itu, kata dia, perlu program strategis guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah setempat.
"Perlu dukungan semua pihak untuk mewujudkan hal ini, termasuk juga dengan menggencarkan promosi yang intensif," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City