SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang resmi melepas salah satu pemain muda berbakat, Pratama Arhan Alif Rifai ke klub kasta kedua Liga Jepang, Tokyo Verdy.
Namun demikian, Arhan masih bisa bermain untuk PSIS Semarang saat melawan Bali United di Stadion I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (20/2/2022).
"Misal bisa main, untuk pertandingan terakhir, saya akan berikan penampilan yang terbaik, tiga poin untuk PSIS saat melawan Bali United nanti," kata Arhan Kamis (17/2/2022).
Arhan mengungkapkan belum mempersiapkan diri untuk berangkat ke Jepang dalam waktu dekat. Ia masih menunggu administrasi transfer pemain.
"Persiapan berangkat ke jepang saya masih ikut latihan bersama PSIS untuk menjaga kondisi fisik saya, nanti pelan-pelan adaptasi dan belajar bahasa jepang," kata Arhan.
Sebelumnya Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS menjelaskan bahwa sesuai komitmen PSIS, Pratama Arhan dilepas ke Tokyo Verdy tanpa fee transfer.
Hal ini sebagai wujud dukungan PSIS kepada pemain berbakatnya untuk berkarir di luar negeri yang muaranya dapat menghantarkan prestasi bagi Timnas Indonesia.
“Hari ini dengan rasa bangga dan senang, kami umumkan kalau wonderkid PSIS jebolan Akademi PSIS, Pratama Arhan resmi kami lepas ke klub Jepang Tokyo Verdy,” ujar Yoyok Sukawi di Semarang, Rabu (16/2/2022).
“Sesuai komitmen PSIS, Arhan kami lepas tanpa fee satu rupiah pun. Ini demi karir Arhan. Hal ini juga sebuah kebanggaan untuk PSIS karena jebolan akademinya bisa dilirik ke klub Jepang,” lanjutnya.
Yoyok Sukawi juga menjelaskan bahwa Arhan sendiri selama berkarir di luar negeri tetap menjadi bagian PSIS dengan status sebagai brand ambassador klub untuk membantu promosi nama PSIS di kancah internasional.
“Arhan selama berada di luar negeri tetap menjadi brand ambassador PSIS dengan harapan mampu mempromosikan nama PSIS di kancah internasional. Tak hanya itu, antara kami PSIS, kemudian Arhan, dan agen Arhan telah sepakat mau sejauh mana Arhan bermain di luar negeri, saat kembali di Indonesia, Arhan kembalinya ke PSIS sebagai rumah yang telah membesarkan Arhan selama ini. Selamat Arhan, sukses selalu di Jepang dan apa yang dicitakan selalu tercapai,” pungkas Yoyok Sukawi.
Sementara itu, Komisaris PSIS Junianto mengucapkan selamat kepada Arhan atas capaiannya bermain di luar negeri, tepatnya di Tokyo Verdy.
Junianto juga mendoakan supaya Arhan bisa sukses dan step by step menapaki karirnya di negeri orang.
“Selamat Le Arhan. Salah satu cita-citamu bermain di luar negeri terwujud. Jangan cepat puas, terus belajar, ingat orang tua supaya karirmu di sana terus merangkak naik dan kelak bisa membawa Timnas Indonesia berprestasi di kancah internasional,” tutur Junianto.
Pratama Arhan sendiri mengaku bersyukur dan senang bisa menggapai salah satu cita-citanya untuk berkarir di luar negeri dan kali ini berkesempatan merumput bersama Tokyo Verdy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib UMKM: Susah Bersaing dengan Produk Impor
-
Buktikan Kualitas, Skuad Muda Kendal Tornado FC Borong Penghargaan di EPA Championship
-
PSIS Rombak Total Tim, Suporter Desak Boyong Pemain Lawas dari Arhan, Dewangga, hingga Fortes
-
Koperasi Merah Putih Tembus 6.271 Unit: Operasional di Jateng Tertinggi Nasional
-
Lahan Pertanian Terancam Jadi Hotel dan Perumahan, Sarif Abdillah Ingatkan Bahaya Krisis Pangan