"Pedagang ini sempat ngomong katanya tidak dijual, nah pedagang ini malah nyuruh saya datang besok pagi jam 04.30 WIB pagi kalau mau beli yang subsidi. Ya saya malas lah, kecewa banget," tandasnya.
Berdasarkan pantauan di Pasar Wage Purwokerto, saat pembagian minyak goreng, petugas melalui pengeras suara mengimbau agar warga yang ingin mendapatkan minyak goreng dengan harga normal bisa langsung menuju ke kios pedagang. Pengumuman tersebut berulang kali dilontarkan petugas melalui pengeras suara.
Sementara itu, Kepala Dinperindag Kabupaten Banyumas, Titi Puji Astuti mengingatkan pada pedagang yang sudah mendapat stok minyak goreng hasil Operasi Pasar agar menjual dengan harga sesuai ketentuan pemerintah Kabupaten Banyumas Rp 14.000 per liter.
"Harus itu (harga Rp 14.000). Ada pernyataan diketahui kepala pasar dan semua pedagang sudah sepakat. Kalau ada pelanggaran, nanti berikutnya tidak kita kasih lagi," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD
-
Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Dibongkar, KAI Segera Turun Cek Kondisi
-
Sudah Jadi Cagar Budaya, Eks Stasiun Banjarnegara Malah Dibongkar untuk Perkantoran
-
GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru
-
PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026