Scroll untuk membaca artikel
Ronald Seger Prabowo
Rabu, 23 Februari 2022 | 15:24 WIB
Kondisi mobil yang tertabrak KA Bangunkarta di perlintasan resmi yang dijaga secara swadaya masyarakat, Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Rabu (23/2/2022). [ANTARA/HO-KAI Purwokerto]

SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan maut antara kereta api dengan sembuah mobil terjadi di perlintasan petaj jalan Stasiun Kemranjen-Stasiun Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Rabu (23/2/2022).

Diduga menerobos penjagaan warga, mobil berpelat nomor B-1559-ZFY dihantam Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen.

Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka-luka.

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari Pusat Pengendalian Operasi Kereta Api (Pusdalopska), peristiwa yang terjadi di perlintasan resmi yang dijaga secara swadaya masyarakat itu terjadi pada hari Rabu (23/2), pukul 11.31 WIB," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Ayep Hanapi dilansir dari ANTARA.

Baca Juga: Generasi Milenial Melek Politik, Kawula Muda Banyumas Dukung Gus Muhaimin Maju Capres 2024

Dia memaparkan, saat KA Bangunkarta akan melintas, ada sebuah mobil yang menerobos penjagaan dari warga, sehingga masinis membunyikan Semboyan 35 melalui terompet lokomotif.

"Oleh karena jarak yang sudah dekat, akhirnya mobil 'menemper' KA Bangunkarta. Berdasarkan informasi yang kami terima, pengemudi mobil tersebut sebelum kejadian telah diperingatkan oleh warga sekitar dan pengendara lainnya, namun tidak menghiraukan," paparnya.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, bagian belakang mobil minibus berpelat nomor B-1559-ZFY yang diketahui dikemudikan oleh seorang pria berinisial WP (58), warga Desa Sibrama RT 01 RW 01, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, tertabrak KA Bangunkarta.

Selain itu, lanjut dia, kejadian tersebut juga mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia dan tiga penumpang lainnya luka-luka yang seluruhnya merupakan warga Desa Sibrama RT 01 RW 01, Kecamatan Kemranjen, Banyumas.

Ia mengatakan korban meninggal dunia diketahui bernama Supardi (40), sedangkan korban luka-luka bernama Supriati (60), Herni Widiasari (20), dan Widiono (60).

Baca Juga: Bebas Macet dan Nyaman, Segini Harga Tiket Kereta Api Garut-Pasar Senen Jakarta

"Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat, sedangkan sopir berinisial WP telah diamankan di Polsek Sumpiuh," katanya.

Load More