SuaraJawaTengah.id - Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan beredarnya video sepasang pengantin di Semarang yang menikah dengan beda keyakinan.
Pasangan yang menikah beda keyakinan itu terekam dalam unggahan video di akun TikTok @shaca_alya belum lama ini.
Berdasarkan video singkat itu menampilkan berbagai foto pasangan laki-laki dan perempuan yang sedang meresmikan pernikahan mereka.
Nampak dalam video itu, pengantin pria mengenakan jas berwarna hitam. Sedangkan pengantin perempuan mengenakan gaun berwarna putih dan berhijab.
Kedua pengantin tersebut, rupanya menikah disebuah gereja di kawasan Kota Semarang dengan didampingi seorang pastor dan keluarga kedua mempelai pengantin.
Menariknya, pasangan pengantin itu mengucapakan janji suci dengan berbeda keyakinan. Diketahui pengantin laki-laki beragama Kristen. Sementara pengantin perempuan beragama Islam.
Sontak saja unggahan video itu langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar dari mereka justru tak menyetujui pernikahan beda keyakinan tersebut.
Lantaran dalam ajaran agama Islam sendiri. Umat muslim dianjurkan untuk menikahi dengan keyakinan yang sama.
"Setau gue (nikah beda keyakinan) kayak gini jadi zinah seumur hidup. Gue tau dari guru ngaji. Na'udzubillah ya Allah ya Robb," ujar akun @rikaahmad**.
"Jujur gue lebih milih tuhan sih dari pada pasangan, pasti bakal di kasih yang lebih baik," kata akun @boyucan**.
"Astagfirullah alazim ya Allah lindungilah keluargaku dari pernikahan seperti ini," tutur akun @fatimah_abdul**.
"Saya muslim jelas menentang, begitupun saudara yang berbeda keyakinan pun akan sama. Karena setau saya tidak ada pernikahan semacam ini," imbuh akun @queen**.
"Wanita muslimah tidak diperbolehkan menikahi laki-laki non Islam," sahut akun @xvie**.
"Dr. Zakir juga berdakwah bahwa lebih baik menikahi seorang budak dan iman (islam) daripada menikahi orang nomor 1 di dunia namun tidak seiman," timpal akun @userser**.
Sebelumnya, Konselor pernikahan beda agama yang turut menjadi saksi pernikahan dua sejoli itu membenarkan pernikahan beda keyakinan di Kota Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan