SuaraJawaTengah.id - Lima penyair asal Kota Semarang akan tampil dalam pementasan baca puisi dan diskusi sastra bertajuk “Anjing yang Mencintai Bunga” di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Minggu (13/3/2022) mulai pukul 19.30 WIB.
Kelima penyair tersebut, yakni Achiar M Permana, Beno Siang Pamungkas, Slamet Priyatin, Soekamto, dan Timur Sinar Suprabana. Mereka adalah penyair yang puisi-puisinya terkumpul dalam antologi Anjing yang Mencintai Bunga.
Paa penyair yang tergabung dalam Anjing yang Mencintai Bunga merupakan penyair yang telah malang melintang di jagat perpuisian.
Achiar telah menulis sejumlah kumpulan puisi, termasuk Sepasang Amandava, yang meraih Penghargaan Prasidatama 2020 untuk kategori antologi puisi terbaik.
Beno dikenal sebagai salah satu eksponen Revitalisasi Sastra Pedalaman (RSP), yang mengguncang jagat sastra Indonesia pada tahun 1993. Beno telah menerbitkan dua antologi puisi tunggal, Sajak Sampah Gerinda Baja (1993) dan Ensiklopedi Kesedihan (2008).
Slamet, penyair kelahiran Semarang dan kini mukim di Kendal, sejak tahun 1990-an telah menulis puisi, yang dimuat di sejumlah media massa.
Soekamto, satu-satunya penyair yang juga berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) dari lima penyair dalam Anjing yang Mencintai Bunga, telah mulai menulis sejak SMP dan telah melahirkan antologi puisi Bulan Pecah (2008).
Timur Sinar Suprabana telah melahirkan dua antologi puisi tunggal, Sihir Cinta (2008) dan Kesiur dari Timur (2012). Timur juga dikenal sebagai pembaca puisi yang piawai.
Selain kelima penyair, pentas baca puisi di TBJT juga menampilkan performance art Sufrana Malik, perupa muda asal Semarang.
Baca Juga: 6 Manfaat yang Bisa Kamu Rasakan dari Menulis Puisi, Salah Satunya Menambah Keberanian
Seusai pentas akan digelar diskusi sastra bersama dua pemantik, Gunawan Budi Susanto (penulis) dan Donny Danardono (dosen Unika Soegijapranata), dengan moderator Ahmad ‘Adin’ Khairudin (Hysteria dosen Fakultas Ilmu Budaya Undip).
Timur Sinar Suprabana menyampaikan, pementasan di Solo merupakan pementasan kelima dari rangkaian roadshow Anjing yang Mencintai Bunga, yang berjalan sejak November 2021 lalu. Sebelumnya, antologi puisi itu pernah dipentaskan di Kendal, Bojonegoro (Jawa Timur), Rembang, dan Kota Semarang.
“Pada bulan Maret ini, kami mengagendakan roadshow Anjing yang Mencari Bunga di tiga tempat. Selain di Solo, kami akan baca puisi di Studio Mendut, Magelang, dan Warung Apresiasi Seni (Wapress), Kota Pekalongan,” kata Timur, Rabu (9/3/2022).
Timur menjelaskan, roadshow pentas baca puisi di pelbagai kota itu merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan puisi kepada khalayak.
“Sama sekali tidak ada maksud muluk-muluk, misalnya menjadi sebuah gerakan besar yang mengubah peta sastra Indonesia. Pementasan ini merupakan bentuk aktivitas riang gembira saja. Katakanlah, sebagai upaya srawung, bergaul dengan kawan-kawan di pelbagai daerah,” katanya.
Dia menambahkan, roadshow pentas baca puisi itu bertolak dari penerbitan antologi puisi lima penyair, Anjing yang Mencintai Bunga, oleh penerbit Cipta Prima Nusantara, pada November 2021. Setelah antologi itu terbit, muncul gagasan untuk menggelar pentas baca puisi di pelbagai kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja