SuaraJawaTengah.id - Kejadian tragis menimpa seorang lansia berinisial SP (77), warga Desa Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Pasalnya ia ditemukan meninggal dunia secara tragis di dalam rumahnya yang ludes terbakar, Jumat (21/3/2022) malam.
Kapolsek Kemangkon, Iptu Wahyudi menjelaskan peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Rumah semi permanen ini diketahui berukuran 2x3 meter dengan atap dan dinding terbuat dari seng.
"Akibat kebakaran, penghuni rumah ditemukan meninggal dunia di dalam rumah tersebut," kata Wahyudi, Sabtu (12/3/2022).
Korban adalah seorang perempuan lanjut usia berinisial SP (77) warga Desa Panican RT 11 RW 4. Ia diketahui tinggal sendirian di rumah semi permanen tersebut. Dari keterangan keluarga, korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diketahui pertama kali oleh warga di dekat rumah korban. Namun akibat api yang cepat membesar baru dapat dipadamkan setelah dua mobil pemadam kebakaran datang.
"Setelah api berhasil dipadamkan, didapati korban ikut terbakar di dalam rumahnya tersebut," jelasnya.
Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut petugas kepolisian dari Polsek Kemangkon dan Inafis Polres Purbalingga kemudian melakukan pemeriksaan di TKP. Selain itu, petugas medis dari Puskesmas Kemangkon juga melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.
"Dari hasil pemeriksaan, pada tubuh korban ditemukan luka bakar 96%. Hal itu yang menyebabkan korban meninggal dunia," terangnya.
Wahyudi menambahkan penyebab kebakaran diduga dari api tungku di dalam rumah korban. Api yang belum sepenuhnya padam menyambar tumpukan plastik dan barang bekas di sekitarnya.
Baca Juga: Ancam Dapat Nilai Jelek, Seorang Guru Musik SMP di Purbalingga Tega Cabuli 7 Siswi
"Dari keterangan warga, kebakaran serupa sudah pernah terjadi sebanyak empat kali. Kejadian terakhir ini menyebabkan korban meninggal dunia," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama