SuaraJawaTengah.id - Seorang ibu di Kabupaten Brebes nekat menggorok tiga anaknya hingga salah satu di antaranya tewas. Pelaku mengaku ingin menyelamatkan anak-anaknya.
Pelaku, yakni Kanti Utami sudah ditangkap polisi setelah melakukan perbuatannya. Berdasarkan video yang beredar, tampak perempuan berusia 40 tahun itu sudah ditahan di ruang tahanan Polsek.
Dalam video tersebut, Kanti sempat mengungkapkan alasannya nekat menggorok tiga anaknya.
"Saya ingin menyelamatkan anak saya, biar nggak hidup susah. Gara-gara saya hidupnya susah," ujarnya dari dalam sel tahanan kepada orang yang menanyainya.
Warga Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes itu mengaku ingin disayang oleh suaminya. Dia menyebut sang suami sering mengangur.
"Saya mau menyelamatkan anak-anak biar nggak dibentak-bentak. Mendingan mati saja, biar nggak ngerasain sedih," ujarnya.
Kanti juga menolak dirinya disebut mengalami gangguan kejiwaaan. "Saya nggak gila, pak. Dari kecil saya sudah dikurung," ujarnya tanpa mengungkapkan lebih lanjut siapa yang mengurung.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Brebes, tepatnya di Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Minggu (20/3/2022). Seorang ibu diduga menggorok leher tiga anaknya. Salah satu di antaranya tewas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku yakni Kanti Utami (40), warga Dukuh Sokawera, Desa Tonjong.
Baca Juga: Mayat Berjenis Kelamin Laki-Laki Ditemukan di Tepi Sungai Oya, Diduga Korban Pembunuhan
Kanti diduga menggorok tiga anak kandungnya,ATR (7) KSZ (10), dan E (5) di dalam rumahnya. Salah satu di antaranya yakni ATR yang merupakan anak kedua pelaku tewas dengan luka di leher. Sedangkan dua anak lainnya mengalami luka-luka.
Salah satu tetangga pelaku, Novi (35) menuturkan, peristiwa terjadi selepas salat Subuh. Saat itu dia dan sejumlah tetangga pelaku yang lain mendengar teriakan minta tolong bibi korban, Hamidah, dari dalam rumah pelaku.
"Tadi habis salat Subuh, Mbak Midah yang satu rumah gedor-gedor pintu kamar, minta tolong. Kita tetangga akhirnya langsung ke situ dan buka paksa pintu, terus lihat anak-anak kondisinya sudah begitu (terluka)," tuturnya, Minggu (20/3/2022).
Menurut Novi, dari tiga anak pelaku yang ditemukan di dalam kamar, salah satu di antaranya kondisinya sudah meninggal dengan luka di bagian leher.
"Anaknya ada tiga. Tiga-tiganya luka. Ada yang di leher, ada yang di bawah leher. Yang satu sudah meninggal," ungkapnya.
Novi mengaku tak mengetahui motif atau permasalahan yang memicu pelaku tega menggorok tiga anaknya sendiri. Dia menyebut pelaku adalah sosok yang tertutup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya
-
Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026
-
Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan