SuaraJawaTengah.id - Kanti Utami (40), pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri di Kabupaten Brebes dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kejiwaaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dokter, ibu muda itu diduga mengalami tekanan ekonomi.
Pemeriksaan kejiwaan tersebut dilakukan di RSUD dr Soeselo, Kabupaten Tegal. Kanti Utami dibawa kepolisian ke rumah sakit pemda itu pada Minggu (20/3/2022) malam.
"Pasien terduga pelaku pembunuhan di Brebes saat ini memang dirawat di RSUD dr Soeselo. Pasien masuk semalam sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ini masih dirawat," kata dokter spesialis jiwa RSUD dr Soeselo, Glorio Immanuel, Senin (21/3/2022).
Glorio menjelaskan, selama dirawat inap, Kanti akan menjalani serangkaian pemeriksaan, yakni pemeriksaan psikiatri, profil kepribadian, dan kecerdasan.
"Itu belum kita lakukan semua. Baru tahap bagaimana kita mendekati pasien agar mau bercerita apa adanya," jelasnya.
Menurut Glorio, Kanti bisa menjawab dengan baik saat ditanya. Namun ada sejumlah pertanyaan tertentu yang dia enggan menjawab dengan alasan sudah lelah ditanya pertanyaan-pertanyaan tersebut.
"Jadi kami lebih ke arah mengenal watak atau kepribadian, latar belakang hidupnya, latar belakang keluarganya. Belum masuk ke kejadiannya," katanya.
Glorio menyebut dari pemeriksaan awal, Kanti mengaku sudah mengalami tekanan selama sekitar enam bulan karena faktor ekonomi. "Jadi pasien mengaku sejak corona usahanya bangkrut," ungkapnya.
Menurut dia, pemeriksaan terhadap Kanti paling cepat akan selesai dalam waktu tiga hari. Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter. "Nanti hasilnya kami serahkan ke kepolisian," tandasnya.
Baca Juga: Tega! Ibu Gorok Anak Kandung Sendiri, Satu Tewas Dua Selamat
Seperti diberitakan, Kanti Utami nekat menggorok tiga anak kandungnya pada Minggu (20/3/2022). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di Dukuh Sokawera, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Brebes.
Kanti diduga menggorok tiga anak kandungnya, ATR (7) KSZ (10), dan E (5) menggunakan pisau di kamar rumahnya. Salah satu di antaranya yakni ATR yang merupakan anak kedua pelaku tewas dengan luka di leher. Sedangkan dua anak lainnya mengalami luka-luka.
Kanti sendiri langsung ditangkap polisi usai kejadian menggemparkan tersebut. Adapun dua anaknya yang berhasil diselamatkan harus dirawat di rumah sakit.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas