Saat ritual menghalau hujan, Sumadiyono menyiapkan ubo rampe untuk sesajen. Biasanya berupa jajan pasar, pisang raja, dan dupa.
Jika ritual menghalau hujan dirasa berat, Sumadiyono akan melepas warangka (sarung) seluruh keris koleksinya. Di kamar meditasi yang kerap digunakan Sumadiyono untuk ritual menghalau hujan, terdapat puluhan keris dan benda-benda pusaka lainnya.
“Hanya kebetulan kalau berat, saya minta energi pusaka-pusaka. Kita buka semua agar ada energi bantuan. Di lokasi saya minta supaya membakar dupa," ujar dia.
Pada beberapa kali ritual, Sumadiyono memasang sarana menolak hujan berupa cabai, brambang yang ditusuk pada ujung lidi. Menurut dia, istilah perangkat ritual itu disebut sego wadang.
“Istilahnya sego wadang. Kita minta supaya padang (terang). Kalau bulu (unggas), itu untuk membuka (mendung). Jadi kita buka, supaya lokasi kita cerah.”
Agus Sumadiyono menolak anggapan bahwa pawang hujan memiliki kekuatan menentang kehendak alam. Inti seluruh ritual adalah memohon kepada Tuhan agar alam merestui acara yang sedang digelar.
“Yang pertama berdoa kepada Tuhan. Kita minta agar alam semesta itu bisa diajak kompromi. Jadi kalau (menurut) saya, ada langit, air, angin, dan matahari. Empat ini yang kita minta supaya bisa mbuka,” ujar Sumadiyono.
Teknologi terkait cuaca yang dikuasai ilmuwan saat ini baru mampu merekayasa turunnya hujan. Garam NaCl ditaburkan pada kumpulan awan sehingga memicu terjadinya hujan.
Garam menjadi inti kondensasi air yang jika terhimpun dalam jumlah banyak akan menyebabkan turunnya hujan.
Baca Juga: Mengenal Singing Bowl, Mangkuk Emas Mbak Rara Pawang Hujan yang Viral di MotoGP
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah