SuaraJawaTengah.id - Meski bergelimangan harta, konglomerat jalan tol Jusuf Hamka selalu menerapkan pola hidup yang jauh dari kata mewah.
Laki-laki keturunan Tionghoa ini beberapa kali juga kerap kedapatan makan di sebuah Warung Tegal atau Warteg.
Urusan oufit atau pakaian yang dikenakan Jusuf Hamka juga serupa. Ia tidak pernah membeli pakaian yang serba mahal. Apalagi harganya yang mencapai ratusan hingga miliaran hanya untuk barang.
Melalui unggahan video di akun TikTok @go2sukses. Nampak Helmi Yahya dan Jusuf Hamka tengah berbincang-bincang santai.
Ditengah percakapan, Helmi Yahya iseng menanyakan harga dan merek oufit yang sedang dipakai Jusuf Hamka. Tak disangka oufit yang oleh Jusuf Hamka jauh dari barang-barang yang harganya mahal.
"Jeans beli dimana dan berapa ratus ribu pak," tanya Helmi Yahya.
"Cihampelas, ini kalau nggak salah masih zaman seratus lima puluh ribu. Ini (celana jeans) udah hampir dua puluh tahun," jawab Buya Hamka.
Disinggung soal jam tangan, Jusuf Hamka juga rupanya memakai jam tangan merek lokal yakni Seiko. Alih-alih beli jam tangan yang jauh lebih mahal dan merek dari luar negeri.
"Kan ada jam-jam yang puluhan miliar pak, kenapa milih Seiko?," tanya Helmi Yahya lagi.
Baca Juga: 35 Tahun Tak Bayar Pajak, Raja Jalan Tol Jusuf Hamka Ikut Tax Amnesty
"Muternya sama, nggak ada yang lebih cepet dan nggak bikin tambah kaya kan. Di bacok orang iya kalau mahal. Kalau ini (Seiko) siapa yang mau," papar Jusuf Hamka.
Sedangkan untuk sepatu yang dikenakan Jusuf Hamka juga merupakan produk lokal Pakalolo dengan harga tiga ratu ribuan.
"Ini baju lakos, pas ulang tahun dikasih orang," papar Jusuf Hamka.
Sontak saja unggahan video itu langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari warganet merasa terharu dengan kesederhaan Jusuf Hamka.
"Patut di contoh, rekening boleh terus bertambah tapi gaya hidup tetap sama. The real orang kaya," ucap akun @milaalawi**.
"Terpukul saya yang masih suka memaksakan keadaan hanya untuk gaya," tutur akun @yaudah_iya**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam