SuaraJawaTengah.id - Sebagai bank terbesar di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus meningkatkan kualitas layanan perbankan, salah satunya melalui kemudahan fasilitas pembiayaan. Dalam hal ini, BRI dan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pembiayaan BRI kepada mitra Telkomsel (Supply Chain Financing).
Perjanjian kerja sama dilakukan di Jakarta, (21/2/2022) lalu dan dihadiri oleh Direktur Institutional & Wholesale Business BRI Agus Noorsanto dan Division Head Infrastructure, Transportation, Oil & Gas Division BRI Suyitno.
“BRI memberikan komitmen dan kemudahan dalam fasilitas pembiayaan kepada supplier Telkomsel. Kami optimistis dapat memperkuat dan mempercepat perputaran permodalan dalam ekosistem bisnis perseroan,” ujar Agus.
Terlebih dengan adanya platform khusus yang dimiliki BRI, yakni Corporate Billing Management, Agus menjelaskan bahwa prosesnya dapat dilakukan secara digital dan efisien. Adapun bagi para mitra usaha atau supplier Telkomsel, kerja sama ini akan membantu arus kas melalui skim pembiayaan khusus. Dengan demikian, mitra usaha tersebut dimudahkan atas tagihan pekerjaan proyek milik Telkomsel.
Ke depan, BRI akan terus berupaya meningkatkan kerja sama supply chain financing dengan pendekatan ekosistem nasabah. Keberhasilan itu terlihat dari volume supply chain financing BRI yang mencapai lebih dari Rp150 triliun sepanjang 2021.
Selain itu, melalui kerja sama ini positioning BRI semakin kuat di industri perbankan Indonesia. Hal ini menjadi salah satu bukti konsistensi BRI untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM. Seperti diketahui, para pelaku usaha UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional, khususnya dalam kondisi pandemi saat ini.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel Mohamad Ramzy juga mengungkapkan, Telkomsel sebagai bagian dari TelkomGroup mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin selama ini bersama BRI.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap dapat mendukung transformasi sistem supply chain financing Telkomsel dengan tetap menerapkan Good Corporate Governance. Selain mendorong peningkatan kepercayaan dari para mitra Telkomsel, kerja sama ini juga membuka lebih banyak peluang peningkatan bisnis,” ungkapnya.
Tak hanya sebagai solusi untuk mempercepat perputaran permodalan dalam ekosistem bisnis mitra kerja Telkomsel, kerja sama ini juga dapat meningkatkan sinergi antara BRI dan TelkomGroup, serta BUMN lainnya.
Baca Juga: Meski Dibayangi Pandemi Covid-19, BRI Berhasil Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp32,22 Triliun
Tag
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Sudah Tidak Sabar Hadapi Persija Jakarta
-
Stefano Cugurra Bakal Ukir Rekor Juara Liga 1 Tiga Kali Berturut-turut
-
Saksikan! Link Live Streaming Borneo FC Vs Madura United FC, Berlangsung Sore Ini
-
Total Kredit dan Pembiayaan BRI secara Konsolidasian Telah Mencapai Rp.1.042,87 Triliun
-
BRI akan Terus Menghadirkan Social Values bagi Seluruh Lapisan Masyarakat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah