- Bea Cukai menggagalkan peredaran 3,28 juta batang rokok ilegal di Gerbang Tol Banyumanik pada Minggu dini hari.
- Truk bermuatan rokok tanpa pita cukai tersebut menggunakan modus penyamaran di balik muatan besi galvanis.
- Penindakan berhasil mencegah potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp3.173.777.200 dari truk tersebut.
SuaraJawaTengah.id - Peredaran rokok ilegal kembali digagalkan petugas Bea Cukai. Sebanyak 3,28 juta batang rokok tanpa pita cukai diamankan dari sebuah truk di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2026) dini hari.
Penindakan dilakukan oleh KPPBC TMP A Semarang setelah petugas mencurigai sebuah truk yang membawa muatan dengan modus disamarkan sebagai besi galvanis.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Agus Yulianto menjelaskan penindakan rokok ilegal sebanyak 3,28 juta batang tersebut dilakukan setelah menjalankan patroli darat di sepanjang ruas Tol Salatiga-Semarang-Kendal.
Patroli dimulai pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas membagi tim untuk melakukan pengawasan di ruas Tol Salatiga-Bawen serta Semarang-Kendal.
Sekitar pukul 23.30 WIB, Tim 1 memperoleh informasi mengenai sejumlah kendaraan yang dicurigai membawa rokok ilegal. Salah satu kendaraan yang menjadi perhatian adalah truk berwarna biru dengan nomor polisi B 9108 UYU.
Truk tersebut terpantau melaju dengan kecepatan relatif pelan. Petugas juga mencium aroma tembakau cukup kuat dari kendaraan tersebut.
Petugas kemudian terus memantau pergerakan truk hingga kendaraan tersebut berhenti sebelum memasuki Gerbang Tol Banyumanik sekitar pukul 00.10 WIB.
Saat kendaraan berhenti untuk mengisi saldo kartu elektronik, petugas langsung melakukan penegahan dengan menunjukkan surat tugas. Pemeriksaan dilakukan dengan disaksikan petugas Jasa Marga Tollroad Operator.
Rokok Disamarkan di Balik Muatan Besi
Baca Juga: Selamatkan Petani Tembakau! Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Operasi Besar-besaran Rokok Ilegal
Hasil pemeriksaan mengungkap modus penyamaran yang digunakan. Truk tersebut ternyata tidak hanya membawa besi galvanis sebagaimana tercantum dalam surat jalan. Di balik muatan yang disusun seolah-olah merupakan besi galvanis, petugas menemukan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dari berbagai merek.
Seluruh rokok tersebut tidak dilekati pita cukai. Truk, muatan, serta dua orang yang terdiri atas sopir dan kernet kemudian dibawa ke KPPBC TMP A Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan pencacahan, jumlah rokok ilegal yang diamankan mencapai 3.280.000 batang. Dari hasil penindakan tersebut, nilai barang diperkirakan mencapai Rp4.870.800.000. Sementara potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai Rp3.173.777.200.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dampak peredaran rokok ilegal terhadap penerimaan negara, sekaligus menjadi alasan pengawasan terhadap distribusi barang kena cukai terus diperketat.
Kantor Wilayah DJBC Jateng dan DIY sendiri sebelumnya juga mencatat berbagai penindakan terhadap rokok ilegal di wilayahnya. Pada Juli 2026, misalnya, Bea Cukai Jateng DIY menggagalkan peredaran 254.600 batang rokok ilegal dalam operasi darat di Kota Semarang.
Atas temuan tersebut, petugas telah menerbitkan Surat Bukti Penindakan Nomor SBP-184/KBC.1007/2026 tanggal 9 Agustus 2026. Barang hasil penindakan kemudian ditegah dan dibawa ke KPPBC TMP A Semarang untuk penelitian perkara lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Selamatkan Petani Tembakau! Gubernur Ahmad Luthfi Perintahkan Operasi Besar-besaran Rokok Ilegal
-
Lagi, Bea Cukai Kudus Gagalkan Distribusi Rokok Ilegal di Jalur Pantura
-
Dari Mobil Pribadi Hingga Gudang Kosong, Begini Modus Peredaran Rokok Ilegal di Kudus
-
Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Pengiriman Ribuan Batang Rokok Ilegal Melalui Jasa Kirim Barang
-
Duh! 9,7 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Ganjar Ajak Pengusaha Untuk Urus Izin
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Jateng Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Sarif Abdillah Dorong UMKM & Pariwisata Ikut Ketiban Berkah
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP