"Berawal dari pemikiran sederhana bahwa ketika akses ke pimpinan tertinggi atau pusat mengalami hambatan, maka menurut hemat kami berkembangnya suatu wilayah itu akan terhambat. Maka ketika didekatkan akses, regulasi, fasilitasi dan pengambilan keputusan yang cepat menuju ke pusat, mudah-mudahan masalah kemiskinan, terhambatnya pendidikan, tidak majunya suatu wilayah itu akan bisa teratasi," katanya.
Acara ini tentunya bukan untuk bertujuan pengambilan keputusan, sepakat dan tidak sepakat. Hanya saja beberapa kajian dari para akademisi perlu menjadi pertimbangan dilihat dari sisi negatif dan positifnya. Bukan semata-mata kepentingan politis.
"Perkara ada yang setuju dan tidak itu tinjauan masing-masing. Tetapi kami para akademisi memang berpikir lurus bahwa kemajuan barangkali harus diciptakan melalui gagasan-gagasan para akademisi yang komprehensif," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain