"Berawal dari pemikiran sederhana bahwa ketika akses ke pimpinan tertinggi atau pusat mengalami hambatan, maka menurut hemat kami berkembangnya suatu wilayah itu akan terhambat. Maka ketika didekatkan akses, regulasi, fasilitasi dan pengambilan keputusan yang cepat menuju ke pusat, mudah-mudahan masalah kemiskinan, terhambatnya pendidikan, tidak majunya suatu wilayah itu akan bisa teratasi," katanya.
Acara ini tentunya bukan untuk bertujuan pengambilan keputusan, sepakat dan tidak sepakat. Hanya saja beberapa kajian dari para akademisi perlu menjadi pertimbangan dilihat dari sisi negatif dan positifnya. Bukan semata-mata kepentingan politis.
"Perkara ada yang setuju dan tidak itu tinjauan masing-masing. Tetapi kami para akademisi memang berpikir lurus bahwa kemajuan barangkali harus diciptakan melalui gagasan-gagasan para akademisi yang komprehensif," tutupnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Dukung Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Bhimasena Power Indonesia Siapkan 30 Ribu Bibit Mangrove
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Rehabilitasi 600 Ribu Hektare Lahan Kritis Harus Libatkan Masyarakat
-
Gubernur Luthfi Potong Jalur Tengkulak, Demi Amankan Harga Pangan dari Gejolak Global
-
Pemprov Jateng Upayakan Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Tuntas 2026
-
Harga Pertamax Melonjak Drastis, Tembus Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini!