SuaraJawaTengah.id - Bagi sebagian besar umat muslim melantunkan maupun membaca shalawat merupakan bentuk kecintaan pada Nabi Muhammad SAW.
Sebab di dalam shalawat berisikan syair-syair yang berupa pujian untuk mengagungkan Nabi Muhammad SAW.
Tak jarang banyak majelis taklim yang membuat acara shalawatan bareng dengan para habib maupun pemuka agama lainnya.
Namun di mata ustaz Zainal Abidin shalawat yang sering dilantukan umat muslim justru hukumnya bid'ah alias dilarang dalam agama Islam.
Berdasarkan unggahan video di akun TikTok @kang.santri13. Dalam ceramahnya, ustaz Zainal Abidin menerangkan jika hukum membaca shalawat itu bid'ah.
Pasalnya menurut ustaz Zainal Abidin melantunkan maupun shalawat yang tidak ada dasarnya atau dalil dalam Al-Quran maupun hadist.
"Membaca shalawat di kitab barzanji yang assalaamu ‘alaika zainal anbiyaa itu bid'ah karena nggak ada dalilnya," kata ustaz Zainal Abidin.
"Ahmad ya habibi itu juga bid'ah karena nggak ada dalilnya. Shalawat nariyah juga nggak ada dalilnya. Shalawat burdah apalagi,"
"Ya robbi bil-Mustofa balligh maqooshidanaa. Salah satu shalawat favorit semua majelis taklim juga bid'ah," tegasya.
Baca Juga: Apa yang Dilakukan Saat Isra Miraj? Ketahui 4 Amalan yang Dianjurkan
Sontak saja unggahan video ceramah ustaz Zainal Abidin itu langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang mengecam pernyataan ustaz Zainal Abidin yang membid'ahkan shalawat.
"Memang tidak ada dalilnya, tapi bagiku selagi itu kebaikan dan salah satu ekspresi diri cinta kepada Nabi Muhammad kenapa tidak," kata akun @user95562**.
"Bid'ah terus ini ustad, emang gak boleh memberika pujian, doa dan sebagainya kepada junjungan kita (Nabi Muhammad)," celetuk akun @radenamukma**.
"Semua kok bid'ah to ustaz, di Indonesia dulu belum ada antum-antum damai semua. Sekarang kok banyak yang bid'ah," imbuh akun @myono**.
"Gini nih orang kalau baru tamat juz ama terus ceramah, yo akhire ngawur lan ngelantur, segala hal di bidahkan," tutur akun @alalifi**.
"Jangan apa-apa bid'ah, ente pakai speaker itu jaman nabi nggak ada. Jadi bid'ah juga," sahut akun @maskurwah**.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Transformasi BUMN Kian Diperkuat, Penerapan GCG Dinilai Beri Dampak Positif
-
Khoirul Muzaki dan Alfiatun Resmi Pimpin AJI Purwokerto 2026-2029
-
Ritual Sakral Waisak: Puluhan Biksu Jemput Air Berkah Umbul Jumprit untuk Sucikan Jiwa Manusia
-
Jateng Darurat Kekerasan Pesantren, Gubernur Luthfi Dorong Gerakan 'Asah-Asuh'
-
Waspada! Dampak Siklon Jangmi, Jawa Tengah Masuk Zona Sabuk Konvergensi Hujan Lebat