- Dua bocah bernama M. Fadli dan Zafran dilaporkan hilang saat bermain di saluran irigasi Banjarnegara pada Rabu sore.
- Tim SAR Gabungan menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis setelah dilakukan proses pencarian intensif.
- Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan lebih lanjut karena terseret arus sejauh 1,7 hingga 3,5 kilometer.
SuaraJawaTengah.id - Pencarian dua bocah yang hilang di saluran Irigasi Singomerto, Desa Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, berakhir duka.
Setelah semalaman dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, M. Fadli Al Fayad (10) dan Zafran (12) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (16/7/2026).
Korban pertama, M. Fadli Al Fayad, ditemukan sekitar pukul 09.35 WIB. Sementara Zafran baru berhasil ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga tenggelam di saluran irigasi.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan, kedua jenazah langsung dievakuasi menuju RSUD Banjarnegara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Keduanya berhasil ditemukan tim SAR gabungan, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia. Keduanya langsung dibawa ke RSUD Banjarnegara untuk memeriksa penyebab kematiannya," kata Budiono, Kamis (16/7/2026).
Budiono mengungkapkan, derasnya aliran irigasi membuat kedua korban terseret cukup jauh dari lokasi terakhir terlihat. Fadli ditemukan sekitar 1,7 kilometer, sedangkan Zafran ditemukan sejauh 3,5 kilometer dari titik awal diduga tenggelam.
Ia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR dalam proses pencarian.
Sebelumnya, kedua bocah tersebut dilaporkan hilang pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Seorang saksi, Sahid (40), mengaku masih melihat keduanya bermain di sekitar saluran irigasi di bawah Jembatan Kalibenda sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, sekitar 30 menit kemudian, keduanya sudah tidak terlihat.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Situkung Banjarnegara, Pastikan Hunian Sementara Siap
Pencarian sempat terkendala kondisi air yang keruh dan cukup dalam. Warga bersama Tim SAR melakukan penyisiran serta penyelaman hingga akhirnya kedua korban ditemukan pada hari berikutnya, meski nyawa mereka tidak tertolong.
Kontributor : Eka Setiawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis