SuaraJawaTengah.id - Aksi penolakan warga terhadap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng seakan tak berpengaruh.
Alhasil, masyarakat yang tinggal di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, menggelar salat istighosah dan doa bersama, Minggu (10/4/2022).
Salah satu warga Desa Karangtengah, Ardiyanto mengatakan, salat istighosah adalah cara yang bisa dilakukan warga untuk melawan ancaman perusakan lingkungan akibat adanya aktivitas perluasan PLTP di Desa Karangtengah.
"Memohon kepada Allah agar selamat dan tidak ada korban selanjutnya dari adanya proyek ini," ungkap Ardiyanto kepada Suarajawatengah.id.
Baca Juga: Usai Kebocoran Gas PT Geodipa Energi, Wisata Dieng Buka Seperti Biasa
Hal serupa juga disampaikan oleh Sidi, ia menyebut, sholat dan doa bersama digelar dalam rangka meminta kepada Allah SWT bahwasannya kami mempertahankan ruang hidup kami.
"Dalam rangka meminta kepada Allah SWT bahwa kami sedang mempertahankan ruang hidup kami," jelasnya.
Sidi menjelaskan, proyek yang saat ini ditolak warga adalah rencana pengaktifan kembali well pad 9. Sebelumnya, masyarakat sudah melakukan aksi penolakan namun yang direspon hanya well pad 38.
"Sudah, tapi yang direspon well pad 38 yang sama pak Bupati digembok dan itupun sementara karena suratnya belum turun. Nah ini well pad 9 itu proyek lama, sekitar 5 tahun nggak berfungsi nah ini mulai mengebor kembali," tuturnya.
"Ada kecelakaan di well pad 28 yang baru kemarin terjadi kami jadi takut, kalau itu terjadi lagi. Ditambah sekarang masyarakatnya lebih banyak otomatis resikonya lebih besar," tambah dia.
Warga menganggap, rencana pengembangan well pad 9 guna menyokong pembangunan PLTP Dieng Unit II sebagai bentuk kerusakan serta penyerobotan ruang hidup warga desa Karangtengah.
Baca Juga: PT Geo Dipa Energi Siap Tanggung Jawab Kecelakaan Gas PLTP Dieng, Pemerintah Evaluasi Pengeboran
Sejumlah kejadian kecelakaan pernah terjadi yakni pada well pad 1, 12, 28 dan 31 yang mengalami ledakan pipa dan kebocoran gas pada tahun 2007, 2016 dan 12 Maret 2022.
Kejadian tersebut mengakibatkan korban jiwa dan menyebabkan trauma kolektif juga teror bagi warga yang berada di sekitar well pad 9.
Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) Jateng, Iqbal menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari warga terkait aktivitas eksploitasi tersebut dan kemudian bergabung untuk mendukung warga.
"Kami dan warga punya visi yang sama yaitu keadilan dan kelestarian alam. Sebelumnya warga sudah lama lapor tentang perihal aktivitas ini," katanya.
Hingga saat ini, aktivitas di well pad 9 masih terus berlangsung. Warga merasakan gangguan dan dampak kerusakan secara langsung.
"Seperti suara bising, besi, kendaraan, atap rumah, parabola yang mudah berkarat/keropos, hujan asam, hingga mengurangi produktivitas pertanian warga," ujar dia.
Kini PT PRA akan kembali melakukan pengeboran sumur injeksi pada well pad 9.
Alih-alih ingin mensejahterakan masyarakat, Pembangunan PLTP di wilayah Dieng justru menjadi sumber ketakutan bagi masyarakat.
Dia menambahkan, sejak keberadaan PLTP Dieng yang terus melakukan ekspansi, membuat warga dan lingkungan merasa tidak dipandang sebagai bagian terpenting oleh negara.
"Padahal masyarakat mempunyai Hak atas rasa aman yang sudah dijamin oleh Pasal 30 UU Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia, selain itu masyarakat juga memiliki Hak tas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagimana telah termaktub dalam Pasal 28 H Undang-Undang Dasar 1945," terangnya.
Kontributor : Citra Ningsih
Berita Terkait
-
Mudik ke Wonosobo? Ini 5 Destinasi Wajib untuk Wisata Bareng Keluarga
-
7 Fakta Menarik Yellowstone National Park yang Dikunjungi Nikita Willy, Disebut Mirip Dieng
-
Mimpi Buruk Proyek Geothermal: Keteguhan Warga Poco Leok Jaga Tanah dan Adat
-
Dieng Diusulkan Jadi Geopark Nasional, Tawarkan Sensasi Wisata Edukasi Panas Bumi
-
Ahn Bo Hyun Mau Ajak ke Dieng, Penggemar Langsung Heboh
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka