SuaraJawaTengah.id - Kreativitas dan inovasi menjadi kunci sukses Emma Wilyama,49, pelaku UMKM asal Kota Salatiga. Tak hanya membuat produk olahan coklatnya laku di pasaran, kreasinya itu juga yang membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tertarik untuk datang.
Emma adalah salah satu pelaku UMKM yang bergerak di bidang olahan makanan. Ia mengolah coklat menjadi makanan dalam bentuk beraneka ragam. Uniknya, bentuk olahan coklat yang dibuat Emma tak biasa. Ada bentuk pensil, boneka, angka, huruf hijaiyah, abjad dan bentuk nyeleneh lainnya.
"Lho ini pensil kan? Ini bisa di makan?," tanya Ganjar saat melihat produk Emma, Selasa (12/4/2022).
Emma hanya tersenyum malu. Kepada Ganjar, ia mengatakan semua produk yang ada di tempatnya itu bisa dimakan. Memang bentuknya unik dan tidak biasa, tapi semuanya aman dikonsumsi.
"Bisa dimakan semua ini pak, sayangnya bapak datang pas puasa, jadi nggak bisa nyicip," ucapnya.
Ganjar pun tertawa mendengar jawaban Emma. Ia kemudian memesan sejumlah produk yang sudah selesai dibuat.
"Ini kreatif dan menarik sekali. Ada bu Emma yang membuat olahan coklat dengan beragam bentuk. Dan ini sudah jalan 12 tahunan. Dengan kreatifitas, produknya tetap laku meskipun di tengah pandemi," kata Ganjar.
Semangat Emma ini lanjut Ganjar bisa ditiru para pelaku UMKM lainnya. Kreasi dan inovasi harus terus diasah agar bisa survive dalam kondisi apapun.
"Seperti bu Emma ini, terbukti masih survive. Tinggal nanti ditrendingkan, dugaan saya pasti akan berkembang. Kalau hari ini buatnya coklat kecil, nanti bisa jadi ada pesanan coklat besar dan dari berbagai daerah di Indonesia," pungkasnya.
Baca Juga: Pelaku UMKM Mendominasi Penggunaan QRIS
Emma mengatakan, dirinya sudah memulai bisnis pengolahan coklat itu sejak 2010 lalu. Ia memilih membuat coklat dengan bentuk yang tidak biasa karena menyesuaikan pangsa pasar.
"Karena ini target marketingnya untuk anak-anak kecil, jadi kita buat seperti ini. Kalau bentuknya menarik seperti ini, pasti anak-anak suka," katanya.
Dalam sehari, Emma mengatakan bisa menghabiskan 5-10 kg coklat mentah. Coklat itu kemudian diolah menjadi berbagai bentuk dan dijual ke pasaran.
"Omset perbulan Rp7 juta sampai Rp10 juta. Ya harapannya setelah didatangi pak Ganjar usaha saya semakin berkembang dan semakin dikenal," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Ini Ciri-ciri Aplikasi Penghasil Uang yang Aman dan Terpercaya
-
Avanza Kalah Telak! Inilah Mobil Seumur Hidup Pilihan Terbaik di Bawah 200 Juta
-
10 Perbedaan Utama Toyota Rush dan Daihatsu Rocky Varian Tertinggi, Lebih Bagus Mana?
-
7 Fakta Banjir Bandang di Pati, Jembatan Putus hingga Tumpukan Kayu Misterius
-
Warga Sumbang Tolak Tambang Kaki Gunung Slamet: Lingkungan Rusak, Masa Depan Terancam!