SuaraJawaTengah.id - Kurang dari tiga pekan menjelang lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2022, harga cabai di pasar tradisional Kota Semarang kini terjun bebas.
Dari pantauan di lapangan, harga cabai rawit merah yang sebelumnya mencapai Rp40 ribu per kilogram, kini berkisar Rp20 ribu per kilogram.
Pedagang Pasar Bulu Semarang, Jumiati mengatakan, harga cabai saat ini telah turun. Lantaran melimpahnya ketersediaan cabai di beberapa pasar tradisional di Kota Semarang.
"Kalau sekarang harganya Rp 20 ribu perkilogram. Turun separo lebih," ungkap Jumati kepada Suarajawatengah.id di Pasar Bulu, Kamis (14/4/2022).
Menurutnya, ketika bulan Ramadhan sudah memasuki pertengahan beberapa harga bahan pokok seperti cabai akan turun dari harga sebelumnya.
"Itu sudah setiap tahun memang seperti itu," katanya.
Hal yang sama dikatakan Sri Riyani. Saat ini harga cabai memang sudah menurun. Menurutnya, cuaca juga mempengaruhi harga cabai saat ini.
"Ini sudah ada panas jadi sudah banyak stok cabai," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk cabai rawit merah yang awalnya Rp40 ribu sekarang sudah turun, menjadi Rp27 ribu per kilogram.
Baca Juga: Baru Hari Kedua Ramadhan, Harga Cabai Merah di Palembang Meroket Rp45.000 Per Kilogram
"Untuk cabai tampar yang awalnya Rp35 ribu juga turun menjadi Rp28 ribu per kilogram," imbuhnya.
Sementara itu, turunnya harga cabai disyukuri penjual warteg. Salah satu penguasaha warteg, Soleh mengaku lega dengan turunnya harga cabai.
Menurutnya, kondisi itu meringankan daftar belanja ditengah naiknya sejumlah harga bahan pokok.
"Semoga gak naik lagi harga cabai, sudah dibuat pusing semua serba naik," ujar Soleh.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kekeringan Jateng Belum Usai, Purworejo Catat 172 Hari Tanpa Hujan
-
22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan
-
Semarang Cerah Berawan, Sejumlah Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan
-
Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik
-
Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding