SuaraJawaTengah.id - Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol Ahmad Luthfi mengunjungi Cilacap saat melakukan pengecekan Pos Pengamanan dan jalur mudik di sepanjang jalur selatan Provinsi Jateng.
Hadir didampingi sejumlah pejabat utama, Kapolda mengecek kesiapan di Pos Pengamanan Ops Ketupat Candi 2022 di Pos Pam Sampang Kabupaten Cilacap.
Dalam keterangan persnya, Kapolda menjelaskan bahwa Pospam Sampang akan menjadi tulang punggung jalur mudik wilayah Selatan-Selatan.
“Jalur ini menerima arus mudik dari arah Pejagan, Tegal, Slawi yang mengarah ke Banyumas hingga Cilacap. Jalur nanti akan kita pecah apabila terjadi kepadatan penuh, agar di wilayah Selatan-Selatan tidak terjadi adanya crowded,” ujar Kapolda.
Selanjutnya juga akan disiapkan drone, yang befungsi untuk memantau prioritas jalur yang akan diurai.
Guna menjamin kelancaran arus di Jalur Selatan, Kapolda juga memerintahkan Jajaran untuk memberikan yang terbaik pada masyarakat.
“Jangan ada wilayah yang crowded. Tidak boleh terjadi kemacetan total. Rekayasa lalu lintas sudah kita siapkan dan sudah di gladikan dibawah arahan teknis dari Dir Lantas,” tegas Ahmad Luthfi.
Sementara itu, Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro menghimbau seluruh pemudik untuk mematuhi peraturan lalu lintas guna terciptanya mudik aman dan mudik sehat.
“Apabila saat mudik dengan menempuh perjalanan yang cukup panjang dan jauh, silahkan ada beberapa pos-pos Polisi yang memberikan pelayanan, kalau sudah cape agar segera istirahat, kemudian tetap patuhi Protokol Kesehatan,” tuturnya.
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Mudik Gratis Jadi Solusi Atasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran
Menindaklanjuti penekanan Kapolda Jateng guna menjamin kemanan saat arus mudik dan balik, disampaikan juga bahwa Polres Cilacap telah mengantisipasi beberapa titik rawan kejahatan. Pihaknya tidak segan untuk memberikan tindakan tegas dan terukur bagi para pelaku kejahatan.
“Kita akan memberikan tindakan tegas dan terukur khusus bagi penjahat-penjahat yang bisa mengancam jiwa maupun nyawa masyarakat, tentunya dengan ketentuan kita sudah memberikan peringatan dan himbauan sesuai prosedur,” tegas Eko Widiantoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pegadaian Championship: Jaga Atmosfer Kompetisi, Kendal Tornado FC Jamu Persibangga
-
OTT Bupati Cilacap: Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Diduga Terkait Proyek Daerah!
-
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK: Harta Kekayaan Rp12 Miliar Jadi Sorotan
-
Detik-detik Penampakan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Usai OTT KPK, Sekda Bungkam
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo