SuaraJawaTengah.id - Seorang guru di Kabupaten Brebes, Siti Zulaini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dia merelakan waktunya untuk mengurus para ODGJ yang ada di jalanan.
Siti merupakan guru di SMAN 1 Brebes. Tiap hari Sabtu sepulang dari mengajar, dia sengaja berkeliling kota Brebes menggunakan sepeda onthel untuk mencari ODGJ.
Kepada ODGJ yang ditemui, Siti menyapa, memberi makan, memberi pakaian yang bersih dan layak, bahkan mengobati jika mengalami luka. Dia juga tak sungkan untuk mencukur rambut ODGJ yang dirasa sudah panjang.
Kebiasaannya itu sudah Siti lakukan selama satu tahun terakhir. Tak hanya pada hari kerja, dia juga kerap berkeliling untuk mencari dan mengurusi ODGJ saat hari libur.
"Saya melakukannya karena kemanusiaan," kata Siti yang di sekolah tempatnya mengajar akrab disapa madam Zulaini, Rabu (18/5/2022).
Siti mengaku selalu merasa iba setiap kali melihat ODGJ di jalan, emperan toko, maupun perkampungan. Kondisi mereka tidak terurus dengan pakaian yang sangat kotor dan bau.
"Mereka para ODGJ selama ini kan minim perhatian. Bahkan sering dapat perlakukan kasar, dikucilkan, dan dianggap sampah masyarakat," ujar ibu dua anak itu.
Saat awal-awal mengurus para ODGJ, Siti mengaku ada rasa takut. Seiring waktu dengan seringnya menyapa dan memberi makanan, dia pun perlahan terbiasa.
"Lama kelamaan ketika bersama dengan ODGJ seperti sudah bersahabat," tuturnya.
Baca Juga: Ditangani Dewan Kehormatan UGM, Begini Kelanjutan Kasus Karna Wijaya
Butuh Perhatian dan Kasih Sayang
Menurut Siti, seperti halnya orang-orang yang normal, para ODGJ juga membutuhkan perhatian, dan kasih sayang.
"Kalau ada makanan, berikanlah pada mereka agar tidak kelaparan. Mereka juga membutuhkan pakaian yang bersih dan layak," ucapnya.
Siti mengatakan, ODGJ membutuhkan sentuhan psikologis untuk membantu gangguan kejiwaan yang dialami. Namun yang terjadi, kebanyakan dari mereka justru dipasung, dikucilkan atau dibiarkan berkeliaran di jalan.
"Tetaplah memanusiakan ODGJ karena pada hakekatnya mereka adalah seorang manusia sama seperti kita semua," ujarnya.
Apa yang dialami para ODGJ tersebut menggugah Siti untuk peduli dan menyisihkan waktu, tenaga dan uangnya untuk mengurus ODGJ. Dia juga kerap membagikan kegiatannya dan memberikan edukasi lewat akun YouTube miliknya, MTB Channel.
Dia berharap dengan cara tersebut, masyarakat terinspirasi dan juga memiliki kepedulian yang sama terhadap para ODGJ.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang