SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang resmi merekrut bek asal Sierra Leone, Alie Sesay.
Pemain yang musim lalu memperkuat Persebaya Surabaya tersebut melengkapi slot terakhir pemain asing tim Laskar Mahesa Jenar.
Bergabung dengan tim Kota Atlas, Ali Sesay sendiri mengaku memiliki tekad besar setelah bergabung bersama PSIS Semarang.
Dia juga berpendapat bahwa PSIS merupakan tim yang solid dengan kombinasi pemain muda dan senior yang cukup berkualitas.
“Saya sangat senang bergabung bersama PSIS. Harapannya tentu dapat membantu tim ini lebih solid, terutama di area pertahanan dan menciptakan clean sheets serta kemenangan sebanyak-banyaknya," kata Alie Sesay dilansir dari laman resmi klub.
Selain itu, dirinya juga ingin segera beradaptasi dengan skuad PSIS Semarang yang banyak dihuni pemain muda berkualitas mau pun pemain senior berkualitas.
“Pastinya, target yang dicanangkan manajemen harus kami gapai bersama-sama. Kulanuwun Semarang, Yoh Iso Yoh,” pungkas Ali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris