SuaraJawaTengah.id - Ini dia anggota dan pengurus komunitas janda. Meski para janda di Banjarnegara membentuk komunitas, namun anggotanya justru di dukung untuk menikah lagi.
"Kami dukung untuk menikah lagi. Nanti akan kami wisuda dan beri plakat," ungkap Riningsih atau Rini Geboy, ketua Komunitas Janda Kreatif Banjarnegara, Senin (23/5/2022).
Dirinya juga berharap, anggotanya yang menikah lagi tidak akan kembali ke dalam komunitas.
"Kalau sudah menikah, jangan sampai masuk komunitas ini lagi, harapannya ya menikah untuk sampai akhir hayat," ujarnya.
Ia menekankan, komunitas Jaket atau Janda Kreatif yang dibentuk adalah sebagai wadah untuk saling dukung dan saling rangkul.
Ia menampik apabila komunitas janda dibuat untuk mencari perhatian para pria.
"Bukan untuk gaya-gayaan apalagi mencari perhatian pria untuk dijadikan suami, tidak," katanya.
Ia menyebut, komunitas ini dibentuk untuk pemberdayaan agar para janda bisa lebih berkualitas dan mandiri.
"Lebih untuk pemberdayaan. Karena nanti ada pelatihan dan kolaborasi yang nantinya para janda bisa lebih berkualitas dan mandiri secara ekonomi," jelasnya.
Baca Juga: Pernikahan Maudy Ayunda Bikin Gempar, Nama Asli sang Suami Jadi Sorotan
Meski diksi janda kurang ramah diterima oleh masyarakat, namun anggota komunitas ini mencapai ratusan.
"Di grup komunitas sudah ada 100 lebih, itu jumlahnya berubah-ubah, kadang nambah kadang berkurang, " ungkap Rini.
Ia mengungkapkan, status janda saat ini masih kerap ditutupi lantaran malu.
"Kadang ada yang keluar grup itu karena dia malu. Kami paham dan maklum. Jadi tidak apa apa karena ini tidak mengikat," terangnya.
Menyandang status janda memang butuh mental yang kuat. Salah satu anggota komunitas janda, Maria mengatakan, fakta menjadi janda memang lebih banyak pahitnya.
"Saya sudah 4 tahun ini menjadi janda usai suami meninggal dunia. Rasanya jadi janda macam-macam banyak pahitnya. Makanya saya senang dengan adanya komunitas ini, bisa untuk saling bercerita," ujar Maria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama