SuaraJawaTengah.id - Kebakaran menimpa empat kios milik pedagang di Pasar Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Kamis (26/5/2022) petang.
Empat kios yang dilahap si jago merah merupakan kios sembako dan perhiasan emas.
Melansir ANTARA, pedagang pakaian Didik Sunaryo mengungkapkan, kebakaran di Pasar Kelet diperkirakan terjadi pukul 15.00 WIB, ketika para pedagang sudah pulang ke rumah masing-masing.
Meskipun toko miliknya jauh dari kios nomor 1-4 yang terbakar, kata dia, semua barang dagangan miliknya tetap dievakuasi untuk antisipasi api merambat ke kios lainnya.
"Rumah saya juga dekat dengan pasar sehingga evakuasi barang dagangan untuk sementara waktu juga tidak susah. Berbeda dengan pedagang yang rumahnya jauh karena ada yang berasal dari Kecamatan Bangsri," ujarnya.
Alifah, pedagang benang dan kancing pakaian yang menempati kios nomor 6, mengakui juga melakukan evakuasi barang dagangannya, mengingat kios yang terbakar juga berdekatan dengan miliknya.
"Selagi banyak orang yang mau membantu, evakuasi sementara lebih baik karena hingga pukul 17.00 WIB tim pemadam masih melakukan pendinginan karena api sudah bisa dijinakkan," kata dia.
Luluk, petugas pemadam dari Tim Pemadam Kebakaran Pemkab Jepara, mengungkapkan api sudah bisa dipadamkan, sedangkan saat ini tahap pendinginan agar tidak merembet ke kios lainnya.
Ia mengakui untuk bisa menjangkau lokasi memang tidak mudah karena jaraknya yang cukup jauh dan hujan sehingga jalan juga licin.
Baca Juga: Ngeri! 11 Bayi Baru Lahir Langsung Tewas Gegara Rumah Sakit Terbakar
"Dalam waktu 30 menit, kami akhirnya bisa tiba di lokasi dan bisa memadamkan api dengan cepat," ungkapnya.
Terkait dengan penyebab kebakaran, dia mengaku belum mengetahui penyebab pastinya. Jumlah kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Tim pemadam dengan dua armada pemadam yang dikerahkan sempat mengalami kendala suplai air, meskipun akhirnya mendapatkan air dan tambahan mobil pemadam dari PLTU Jepara.
Pemandangan di kompleks Pasar Kelet cukup ramai. Selain pedagang yang sibuk mengeluarkan barang dagangannya dari kios untuk diangkut dengan mobil, juga banyak warga yang menonton.
Kondisi tersebut turut mengganggu kelancaran lalu lintas tim pemadam maupun mobilitas pedagang yang hendak mengangkut barang-barangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Maknai Ramadan 1447 H, Semen Gresik Perkokoh Soliditas Karyawan Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu
-
BRI Imlek Prosperity 2026: Energi Tahun Kuda Api Dorong Transformasi Finansial
-
Peta Jalur Rawan Longsor di Magelang: Waspada Saat Mudik Lebaran 2026!
-
Pertamina Siaga Penuh! Layanan Ekstra dan Antisipasi Dua Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Jateng
-
Momen Penuh Makna, Danantara Rayakan Ultah Pertama dengan Hadiah Fantastis untuk Pelajar