SuaraJawaTengah.id - Jenazah cendekiawan muslim dan mantan PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif disemayamkan di Masjid Gedhe Kauman, Jogjakarta pada Jumat (27/5/2022).
Ribuan orang melayat ke masjid itu untuk memberikan penghormatan terakhir, salah satunya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ganjar tiba di Masjid Gedhe Kauman sekitar pukul 11.35 WIB. Usai melaksanakan salat Jumat, Ganjar merangsek ke barisan depan dimana jenazah Buya Syafii Maarif disemayamkan. Bersama jamaah lain, Ganjar ikut menyalati jenazah Buya Syafii Maarif.
Usai salat jenazah, Ganjar menemui keluarga Buya Syafii Maarif. Ia menyampaikan duka cita mendalam pada putra Buya Syafii Maarif, Mohammad Hafiz. Setelah itu, Ganjar pamit karena harus mengikuti berbagai acara di tempat lain.
"Kita semua berduka, Indonesia kehilangan beliau, seorang bapak bangsa yang hebat. Tentu kita harus mendoakan beliau mudah-mudahan seluruh amal ibadahnya diterima Allah dan diampuni seluruh dosanya," kata Ganjar.
Sosok Buya Syafii Maarif lanjut Ganjar adalah bapak bangsa. Ia sangat ngayomi dan ngayemi pada siapa saja. Setiap bertemu, suasana yang muncul menurut Ganjar selalu menyejukkan.
"Beliau juga penuh dengan pemikiran intelek dan selalu memberikan semangat pada anak muda. Saya ingat saat mahasiswa dulu bertemu beliau, kami ngobrol dan berbincang santai bagaimana aktifitas seorang mahasiswa dan seterusnya. Pemikiran beliau selalu menyenangkan," ucapnya.
Ganjar mengingat pertemuan terakhirnya dengan Buya Syafii Maarif. Saat itu, Ganjar menjenguk Buya di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping.
Saat itu lanjut Ganjar, kondisi Buya Syafii Maarif terlihat sangat semangat. Meski sakit dan dibantu alat pernapasan, namun tak terlihat wajah kesakitan.
Baca Juga: Jokowi Kenang Pertemuan Terakhir dengan Syafii Maarif, Dua Bulan Sebelum Sang Buya Meninggal Dunia
"Beliau cerita dengan semangat dan meski saya tahu beliau kesakitan, tapi semangatnya luar biasa. Sebelum pulang, Buya minta foto dengan saya. Dan foto itulah yang sekarang saya simpan," pungkasnya.
Sekedar diketahui, Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat (27/5) di RS PKU Muhammadiyah Gamping Jogjakarta. Buya Syafii meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit itu akibat serangan jantung. Meski sempat keluar rumah sakit, namun Buya kembali dirawat hingga dikabarkan meningal dunia hari ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun