SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sukirman mendorong peningkatan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan pesisir yang terdampak bencana banjir rob sebagai upaya pengurangan angka kemiskinan.
"RTLH di wilayah bencana perlu didorong untuk ditingkatkan. Itu sangat penting," kata Sukirman dikutip dari ANTARA di Semarang, Selasa (31/5/2022).
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu berharap ada program RTLH lanjutan untuk warga terdampak rob yang bangunannya sudah tidak bisa terselamatkan, yakni dengan menyediakan lahan yang bersih dari rob.
Lahan itu, lanjut dia, bisa masyarakat sendiri yang mencari atau bisa pemerintah yang mencarikan.
Baca Juga: Heboh Pria Asal Demak Hilang Sejak November 2021, Minta Tebusan Rp 2,5 Juta, Ini Langkah Polisi
"Bagaimana caranya nanti? Tinggal dibangunkan rumah di daerah yang bebas dari rob," ujarnya.
Sukirman menilai program RTLH terdampak rob di sejumlah daerah sudah cukup bagus, seperti di Kecamatan Krapyak, Kota Pekalongan.
"Yang awalnya tidak punya rumah sama sekali, telah dibangunkan rumah. Namun, dalam pembangunannya masih di wilayah terdampak rob, jadi tetap saja tergenang rumahnya," katanya.
Ia menyatakan prihatin dengan keadaan rob di Pekalongan dan pesisir Jateng lainnya. Apalagi, secara alami BMKG masih memprakirakan sampai Juni, bahkan hingga Juli 2022 terjadi rob.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, bakal menambah dana bantuan keuangan pemerintah desa (bankeupemdes) yang berasal dari APBD provinsi 2022 untuk meningkatkan kualitas perbaikan RTLH.
Baca Juga: Ganti Nama Nusantara United FC, MU Dikabarkan Bakal Bermarkas di Boyolali Hadapi Liga 2
Pada tahun depan bankeupemdes untuk perbaikan RTLH dari APBD provinsi, lanjut Sukirman, direncanakan naik dari semula Rp12 juta per unit menjadi Rp17 juta/unit rumah untuk lebih tingkatkan kualitas rumah yang diperbaiki.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Sejumlah 14 Ribu Warga Jateng Mudik Gratis! Gubernur Luthfi Lepas Rombongan di Jakarta
-
Lebaran Terancam Banjir Rob, Pramono Beberkan Antisipasi yang Dilakukan Pemprov DKI
-
Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak dan Denda
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara
-
Wapres Gibran Mudik, Langsung Gercep Tampung Aspirasi Warga Solo!
-
Tragedi Pohon Tumbang di Alun-Alun Pemalang: Tiga Jamaah Salat Id Meninggal, Belasan Terluka