SuaraJawaTengah.id - Polres Brebes mengungkap sumber dana Khilafatul Muslimin.
Hingga saat ini, Polres Brebes sudah menangkap tiga tersangka masing-masing G, AS, dan D. Ketiganya mendekam di sel tahanan Mapolres Brebes.
Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menjelaskan, beradarkan keterangan tersangka, sumber dana untuk kegiatan kelompok Khilafatul Muslimin berasal dari iuran umat atau jamaah.
Uang dari anggota itu selanjutnya dikumpulkan melalui Baitul Mal. Dana itu kemudian digunakan untuk biaya operasional dan dakwah kelompok tersebut.
Termasuk biaya perekrutan warga agar mau menjadi anggota jamaah Khilafatul Muslimin.
“Sementara hasil pemeriksaan, dana itu diperoleh dari umat, dari infaq sedekah. Dana itu dipakai untuk operasional, termasuk kegiatan konvoi dakwah,” ungkap AKBP Faisal Febrianto dilansir dari Suarabaru.id--jaringan Suara.com, Rabu (8/6/2022).
Faisal memaparkan, tiga petinggi kelompok Khilafatul Muslimin masih diperiksa untuk mendalami adanya pihak-pihak lain yang terlibat termasuk sumber pendanaannya.
“Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kemungkinan adanya orang lain yang terlibat dan bertanggung jawab atas kegiatan Khalifatul Muslimin,” ujar dia.
Dia menambahkan, rekrutmen anggota Khilafatul Muslimin dilakukan melalui masjid-masjid, majelis taklim dan menyebarkan maklumat dengan cara konvoi.
Baca Juga: Pimpinannya Ditangkap Polisi, Begini Kondisi Markas Khilafatul Muslimin Priangan di Cimahi
“Perekrutan jamaah dilakukan ke masjid-masjid di daerah Brebes sambil membagikan maklumat. Kemudian warga yang sudah menjadi jamaah akan mengikuti majelis taklim setiap satu minggu sekali,” ujarnya.
Kapolres Brebes mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus ini. Jika keterangan tersangka mengindikasikan keterlibatan seseorang, maka polisi akan melakukan penangkapan dan penahanan.
“Apabila ada yang menyuruh melakukan konvoi, itu akan kami panggil, kami klarifikasi. Apabila yang menyuruh itu memerintahkan melaksanakan konvoi tidak menutup kemungkinan akan menambah tersangka baru,” pungkasnya berkaitan dengan organisasi Khilafatul Muslimin.
Berita Terkait
-
Ternyata Ada Kantor Khilafatul Muslimin di Solo, Lokasinya Bikin Geleng-geleng
-
Khilafatul Muslimin Sempat Ingin Deklarasi di Banten Namun Ditolak, MUI Serang: Mereka Hendak Gantikan Pancasila
-
Pendiri Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditangkap, Kondisi Markas di Cimahi Sepi, Ini Kata RW Setempat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya