SuaraJawaTengah.id - Penyerang PSIS Semarang Komarodin akhirnya meninggalkan laskar mahesa jenar. Belum diketahui, sang pemain akan berlabuh ke klub mana.
Kebersamaan PSIS Semarang dan Komarodin resmi berakhir pada Kamis (9/6/2022). Kedua belah pihak telah sepakat mengakhiri kerja sama yang telah berlangsung selama empat tahun.
Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi menjelaskan bahwa kedua belah pihak sudah menemui kata sepakat dalam pengakhirkan kerja sama.
Mewakili manajemen PSIS, Yoyok Sukawi mengucapkan terima kasih atas dedikasi dari pemain asal Kendal ini selama empat tahun membela Laskar Mahesa Jenar.
"Hari ini PSIS dan Komar resmi sepakat untuk mengakhiri kerja sama. Mewakili seluruh elemen tim, terima kasih kepada Komar atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini. Semoga ke depan selalu diberi kesehatan dan kesuksesan dimana pun Komar berkarir," tutur Yoyok Sukawi.
Komarodin sendiri bergabung bersama PSIS sejak kompetisi Liga 1 tahun 2018 lalu. Saat itu ia bergabung setelah sebelumnya membela Persegres Gresik di Liga 1 2017.
Diketahui, PSIS Semarang baru saja melepas penjaga gawang, Jandia Eka Putra resmi. Pada Rabu (8/6/2022) siang, kedua belah pihak telah sepakat untuk mengakhiri kontrak dan tidak bekerja sama lagi di kompetisi Liga 1 2022/2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa
-
Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Peduli Lingkungan di SDN Padangsari