SuaraJawaTengah.id - Pertandingan catur biasanya dihelat di sebuah gedung maupun ruangan yang membutuhkan ketenangan. Namun, hal berbeda terlihat di Kabupaten Banyumas.
Empat atlet master catur Internasional unjuk gigi di rangkaian Kereta Api (KA) Kamandaka relasi Purwokerto – Gumilir yang digelar PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Selasa (14/6/2022).
Mereka Heladyanda Mutiara Mamuntu (11) asal Banyumas. Prestasinya meraih Peringkat 3 Catur Cepat U8-Malaysia Open dan Peringkat 2 Kejurprov Jawa Tengah 2019.
Lalu Alya Sekar Kinasih (21) asal Banyumas, seorang Women Fide Master serta mendapatkan Medali Perak PON Papua 2021.
Akmalnaidi Akbar (21) asal DKI Jakarta, National Master dan Peringkat 1 SCUA Fide rates Chess Tournament 2022 serta Farid Firmansyah (28) asal Jawa Barat, dengan prestasi Internasional Master, Juara 3 Fide Online World Corporate Chess Championship 2021 dan peraih 2 Medali Emas PON Papua 2021.
Menurut Kepala Daop 5 Purwokerto, Daniel Johannes Hutabarat, kegiatan tersebut sebagai bentuk promosi moda transportasi KA khususnya pada KA Kamandaka relasi Cilacap – Semarang Tawang PP serta menyosialisasikan penggunaan KAI Access dan KAI Pay, sekaligus kenyamanan menggunakan KA.
"Kami menyelenggarakan event catur ini, yang pertama kali ya di atas kereta api. Sedangkan pelaksanaan pertandingan yang diselenggarakan di dalam kereta yang sedang berjalan tentunya menjadi event yang unik dan menarik," katanya kepada wartawan, Selasa (14/6/2022).
Hal ini juga sebagai pembuktian bahwa bermain catur di atas rangkaian kereta api masih nyaman dan tidak menggangu konsentrasi meski harus melakukan pertandingan yang membutuhkan ketenangan.
Selain pelaksanaan pertandingan catur, kegiatan tersebut juga untuk menyosialisasikan cara pembelian tiket menggunakan KAI Access dan pembayaran terbaru secara elektronik menggunakan KAI Pay.
"Untuk diketahui bahwa sejak pandemi Covid-19 stasiun tidak lagi melayani pemesanan tiket, semua transaksi pembelian tiket sudah menggunakan KAI Access dan melalui mitra resmi penjualan tiket KAI yang lain," jelasnya.
Sementara KAI Pay adalah alternatif metode pembayaran pada aplikasi KAI Access. KAI Pay merupakan bagian dari transformasi digital untuk mengakselerasi kemajuan perusahaan.
"Diharapkan hadirnya KAI Pay ini dapat memberikan keamanan, kemudahan, dan kecepatan bagi para pelanggan KAI saat melakukan berbagai transaksi di aplikasi KAI Access," terangnya.
Untuk menggunakan KAI Pay, setiap pelanggan perlu melakukan aktivasi KAI Pay di aplikasi KAI Access dengan mengisi data diri sekaligus mengisi PIN KAI Pay. PIN KAI Pay ini digunakan sebagai verifikasi pembayaran pelanggan sekaligus menjaga keamanan pembayaran.
Sementara itu, peraih gelar Juara 3 Fide Online World Corporate Chess Championship 2021, Farid Firmansyah, asal Jabar mengaku meski kondisinya sedikit goyang namun tidak menggangu konsentrasi saat bertanding.
"Tadi agak goyang sedikit, tapi masih nyaman sih. Awalnya butuh penyesuaian tapi setelah itu terbiasa. Ini baru pertama saya tanding di atas perjalanan kereta api," akunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan