SuaraJawaTengah.id - Ceceran minyak berwarna hitam pekat mencemari pantai di kawasan Kabupaten Cilacap, Selasa (28/6/2022). Kejadian tersebut menurut warga terjadi sejak Senin (27/6/2022) malam pukul 23.00 WIB.
Sugiarto (36) warga Kebon Sayur, Kelurahan Tambkareja, Kecamatan Cilacap Selatan mengatakan ia bersama rekan-rekannya mulai mengambil ceceran minyak di Dermaga T sejak tadi pagi. Namun ada juga nelayan lainnya yang mulai mengumpulkan minyak sejak semalam.
"Saya ambil minyak dari tadi pagi. Tapi ada juga yang mengambil sejak semalam. Kurang tahu nanti mau diapain ini," katanya saat ditemui di lokasi, Selasa (28/6/2022).
Warga menduga minyak berasal dari minyak mentah milik kapal PT Pertamina yang berada di area 70 perairan pantai Cilacap.
Upaya warga langsung turun tangan mengambil minyak tersebut bukan tanpa alasan. Mereka khawatir air laut tercemar dan menyebabkan ikan mati.
"Kita komplain ke Pertamina saja. Dampaknya bakal besar, bisa menyebabkan ikan-ikan pada mati. Akan berpengaruh ke hasil tangkapan nelayan," terangnya.
Terlebih saat ini, menurutnya sedang memasuki tangkapan ikan. Dirinya khawatir kondisi tersebut bisa berdampak panjang terhadap pencemaran di perairan wilayah Cilacap.
"Kita mungkin nanti akan meminta ganti rugi. Karena mungkin nelayan tidak ada penghasilan lagi. Mungkin bisa sampai lima tahunan ya," jelasnya.
Senada dengan Sugiarto, Waluyo (50) nelayan dari kelompok Sidakarya mengaku ikut mengambil ceceran minyak agar pencemaran tidak semakin menyebar. Ia tidak mengetahui akan mendapat ganti rugi berapa dari PT Pertamina.
"Itu kan airnya hitam banget. Terus ini anggota pada mencari semua untuk diangkut kembali oleh Pertamina. Nanti masalah harga, urusannya kelompok sama HNSI," ungkapnya.
Hingga saat ini, ratusan jeriken dan ember masih berjejer untuk disedot ke truk tangki Pertamina. Aroma menyengat dari ceceran minyak pun masih terasa di sepanjang perairan Selat Nusakambangan.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin