SuaraJawaTengah.id - Sosok dan karisma Ganjar Pranowo memang selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang. Di mana Gubernur Jawa Tengah itu berada pasti menyedot perhatian warga di sekitarnya.
Seperti yang terjadi saat Ganjar meninjau hasil bantuan keuangan Pemprov Jateng untuk infrastruktur jalan sejauh 5,5 kilometer di Desa Gedongsari, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, Rabu (29/6/2022).
Di tengah-tengah peninjauan, Ganjar dikejutkan oleh sekumpulan ibu-ibu yang datang dan memanggil namanya.
"Pak Ganjar, Pak Ganjar," teriak seseorang di antara kumpulan ibu-ibu yang datang dengan mengenakan pakaian masak.
Ternyata kumpulan ibu-ibu itu tadinya sedang gotong royong membantu tetangga yang hajatan sunat. Mereka mendengar Ganjar datang ke desanya dan langsung meninggalkan tempat hajatan untuk menyapa Ganjar dan berfoto.
"Apa. Itu dari mana? Hajatan, lha terus masakannya gimana? Awas, jangan nutupin jalan. Terus mau apa, foto? Ya wis sini," saut Ganjar dari seberang jalan sembari menyilakan sekumpulan ibu-ibu itu untuk berfoto.
Ganjar menjelaskan, tujuan awalnya mampir di Desa Gedongsari siang itu untuk mengecek hasil dari bantuan Pemprov Jateng. Bantuan senilai Rp 15 miliar tersebut diberikan pada tahun 2021. Hasil realisasinya adalah pembangunan jalan sejauh 5,5 kilometer. Jalan itu juga digunakan sebagai jalur alternatif Kedu-Jumo.
"Tahun 2021 kemarin ada 5 kilometer lebih bantuan jalan yang diberikan dan ini menjadi jalan alternatif. Biasanya kalau lebaran ini dipakai (pemudik). Kalau kita lihat hasilnya bagus seperti ini menyenangkan," kata Ganjar.
Menurut ia, bantuan infrastruktur jalan itu tidak hanya sekadar untuk transportasi tetapi bisa untuk mendukung pariwisata dan mendongkrak ekonomi kreatif di sekitarnya. Ia juga terus mengecek hasil dari bantuan-bantuan yang ada dengan harapan dapat menstimulasi perekonomian.
Baca Juga: Giring Akui PSI yang Pasang Baliho-baliho Bergambar Ganjar Pranowo
"Tadi Pak Kades bicara bahwa di sebelah sini akan dibuat pariwisata. Maka jalan ini bisa mendukung kondisi yang ada di sekitarnya sehingga jalan ini dibangun tidak hanya sekadar jalan untuk transportasi tapi bisa untuk mendongkrak ekonomi di kiri-kanannya," ungkapnya.
Di sekitar lokasi yang dikunjungi Ganjar juga terdapat bangunan talang air yang dibuat oleh Kementerian PUPR. Di sampingnya terdapat tanah lapang dengan luas kurang lebih tiga hektare. Rencana area tersebut akan dijadikan tempat pariwisata oleh Pemerintah Désa Gedongsari.
"Kalau jalannya bagus, lalu di sini Kementerian PUPR juga punya bangunan antara bendung sampai kemudian ini membuat talang air sehingga nanti area-area ini bisa dibikin tanah atau areanya punya nilai tambah. Kalau Pak Kades punya ide untuk pariwisata bagus bange. Infrastruktur ini akan mendukung pariwisata yang ada. Kalau kita melihat hasilnya bagus ya kita senang juga maka bantuan-bantuan itu kita harapkan bisa manfaat. Kita lihat di Temanggung ini berjalan dengan baik," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Ini Ciri-ciri Aplikasi Penghasil Uang yang Aman dan Terpercaya
-
Avanza Kalah Telak! Inilah Mobil Seumur Hidup Pilihan Terbaik di Bawah 200 Juta
-
10 Perbedaan Utama Toyota Rush dan Daihatsu Rocky Varian Tertinggi, Lebih Bagus Mana?
-
7 Fakta Banjir Bandang di Pati, Jembatan Putus hingga Tumpukan Kayu Misterius
-
Warga Sumbang Tolak Tambang Kaki Gunung Slamet: Lingkungan Rusak, Masa Depan Terancam!