SuaraJawaTengah.id - Dermato Venereologist dr. Fitria Agustina, Sp.KK, FINSDV, FAAD menjelaskan bahwa jerawat pada usia dewasa atau adult acne terjadi pada usia lebih dari 25 tahun yang biasanya ditandai dengan kemunculan pada area U-zone seperti mulut, dagu, dan rahang.
Kondisi tersebut berbeda dengan jerawat pada usia remaja atau adolescent acne yang biasanya mencakup daerah T-zone seperti pada bagian dahi dan hidung. Fitria mengatakan area T-zone biasanya memiliki lebih banyak kelenjar minyak dan produksi minyak akan menjadi lebih banyak karena pengaruh perubahan hormon.
Namun penjelasan kedokteran berbasis bukti (evidence-based medicine) di balik kemunculan jerawat di area U-zone pada usia dewasa, menurut Fitria, masih menjadi pertanyaan di dunia medis.
"Apa penjelasan jerawat pada dewasa itu muncul di U-zone? Ini sebetulnya masih pertanyaan besar, kenapa, kok, daerah U-zone yang lebih sering pada dewasa," ujar Fitria dikutip dari ANTARA Kamis (14/7/2022).
Ia mengatakan penyebab kemunculan jerawat bersifat multi-faktor, namun biasanya pada dewasa perlu dilihat dan dipastikan secara lebih mendalam lagi, misalnya apakah terdapat kondisi hiperandrogen atau ada kondisi-kondisi lain yang mendasari seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
"Kemudian jangan lupa, karena kosmetik pun masih mungkin. Karena stressful kerjaan juga mungkin," imbuh Fitria.
Untuk mencegah jerawat muncul, Fitria menekankan pentingnya memilih produk perawatan kulit (skincare) dan kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing mengingat jerawat juga dapat dipengaruhi oleh faktor genetik.
Ia juga menganjurkan agar menerapkan pola makan atau diet yang baik dan benar agar terhindar dari masalah jerawat, misalnya dengan membatasi produk olahan susu.
Jerawat, kata Fitria, bisa dipengaruhi faktor lingkungan apalagi Indonesia memiliki iklim tropis dengan sinar matahari yang muncul sepanjang tahun. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya memilih produk kosmetik yang tepat, terutama jangan menggunakannya secara berlebihan pada wajah.
Baca Juga: 6 Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah, Pakai Bahan Alami Ini
"Kemudian kebiasaan-kebiasaan yang lain, jangan lupa sebelum tidur harus membersihkan kulit kita dan jangan membiarkan make up tinggal di kulit sampai pagi. Intinya tetap upaya pencegahan dari pola makan, jangan lupa istirahat, dan olahraga. Kebiasaan begadang, merokok, dan konsumsi alkohol juga berpengaruh," katanya.
Ketika jerawat mulai tampak, Fitria mengingatkan perlunya untuk menganalisa atau memastikan terlebih dahulu bahwa kondisi tersebut memang jerawat. Pasalnya, terdapat beberapa masalah kulit yang memiliki penampakan mirip jerawat seperti rosacea tipe papulopustular, folikulitis, erupsi akneiformis, serta dermatitis perioral.
"Yang paling penting (langkah) pertama diagnosis. Diagnosis benar, maka akan berdampak pada terapinya. Obatilah jerawat sedini mungkin karena risiko untuk terjadinya bekas jerawat (acne scar) akan semakin kecil risikonya. Semakin kecil dari risiko acne scar, tentunya kualitas hidup juga akan lebih baik," kata Fitria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pegadaian Championship: Jaga Atmosfer Kompetisi, Kendal Tornado FC Jamu Persibangga
-
OTT Bupati Cilacap: Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Diduga Terkait Proyek Daerah!
-
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK: Harta Kekayaan Rp12 Miliar Jadi Sorotan
-
Detik-detik Penampakan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Usai OTT KPK, Sekda Bungkam
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo