SuaraJawaTengah.id - Japan International Coorporation Agency (JICA) menjajaki kerjasama dengan Provinsi Jawa Tengah. Kerjasama tersebut antara lain di bidang kesehatan, pendidikan, hingga kebencanaan.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai bertemu Kepala Perwakilan Kantor Indonesia JICA, Yasui Takehiro, di kantornya, Selasa (26/7/2022).
Ganjar menyebut, pertemuannya dengan Yasui membahas beberapa kerjasama yang telah dilakukan.
"Kita coba kerjasama beberapa hal yang jadi isu penting, dan beberapa pekerjaan yang pernah dilakukan di jawa tengah seperti railway untuk double track di wilayah selatan, kemudian penanggulangan banjir di semarang," kata Ganjar.
Selain itu, Ganjar mengatakan ke depan akan ada banyak kerjasama yang dilaksanakan. Mantan anggota DPR itu juga menawarkan kerjasama di berbagai bidang lainnya.
"Terkait dengan rob yang ada di jawa tengah terus kemudian kita coba jajaki kerjasama bidang kesehatan, pendidikan, kebencanaan yang menurut saya menjadi sangat penting," ujarnya.
Dari perbincangan yang berlangsung santai itu, Ganjar menyebut antara Jateng dan JICA mencoba merinci dan mengeksplor bidang-bidang yang bisa dijajaki untuk kerjasama. Seperti persoalan penanggulangan sampah.
Tak hanya itu, Ganjar dan Yasui juga membahas persiapan transformasi energi baru terbarukan. Menurutnya, hal ini akan menjadi persoalan dunia di masa mendatang.
"Mudah-mudahan nanti dengan JICA bisa kerjasama lebih banyak lagi," ujarnya.
Baca Juga: Ganjar Mengaku Bangga Bisa Jajal Motor Listrik Karya Siswa SMK
Senada disampaikan Kepala Perwakilan Kantor Indonesia JICA, Yasui Takehiro. Dia yang baru menjabat menggantikan Sinichi Yamanaka, senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Ganjar Pranowo dan membahas kerjasama yang akan dilakasanakan.
"Selama ini kami banyak proyek yang sudah dilaksanakan bekerjasama dengan jateng dan kami berjanji juga ke depan akan tetap terus berkolaborasi dengan Jawa Tengah," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan