"Itu pun tidak bisa panen total atau sekali panen, hanya parsial. Ikannya juga tidak sebesar dulu karena pengaruh cuaca. Airnya lebih dingin. Satu kilo biasanya tiga sampai empat ikan, sekarang 10 ikan," ucap pria yang sudah 20 tahun menjadi petani tambak.
Di Kecamatan Margadana, terdapat tiga kelompak petani tambak, yakni Pokdakan Sumber Rejeki, Pokdakan Margadana, dan Pokdakan Kemiri Barat. Satu kelompok beranggotakan sekitar 20 petani.
Menurut Wahab, para petani tambak di Margadana berharap ada upaya normalisasi saluran dari tambak menuju ke muara sungai yang mengalami pendangkalan untuk mengurangi dampak banjir rob. Dengan adanya saluran itu, banjir rob diharapkan bisa cepat surut.
"Selain berharap ada solusi itu, selebihnya petani ya hanya bisa pasrah. Kalau mengharapkan bantuan lain, seperti bibit misalnya, prosesnya juga pasti lama," ucapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin
-
Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus
-
18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026