Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:41 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong anak muda terlibat aktif dalam kemajemukan dan perdamaian dunia khususnya di ASEAN. [Dok Pemprov Jateng]

"Saya senang dan bangga karena anak-anak muda kita juga berpikir positif, masa depan yang memang tidak gampang untuk mereka hadapi. Tapi mereka berikhtiar dengan mencoba melihat dan berkomunikasi dengan kawan-kawan se ASEAN," katanya.

Ganjar berharap, para delegasi AYIC 2022 ini mendapatkan ilmu tambahan yang bisa dimanfaatkan. Terutama bagi delegasi negara-negara ASEAN.

"Mudah-mudahan banyak pelajaran yang mereka terima sehingga dia bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pemerintah provinsi dengan senang hati bisa meng-guide agar mereka bisa mendapatkan informasi yang diinginkan, kerenlah anak-anak ini," tandasnya.

Salah satu peserta AYIC, Novelin Silalahi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) asal Lampung mengatakan, Jawa Tengah merupakan provinsi yang memberi contoh baik dalam persoalan anak dan perempuan.

Baca Juga: RGBI Kawal Rakernas PAN Agar Ganjar Pranowo Masuk Dalam Rekomendasi Capres

"Bagu saya jateng salah satu percontohan yang baik, karena untuk tingkat penanganan persoalan perempuan dan anak dan banyak prestasi yang didapat," katanya.

Novelin senang mendapat kesempatan bertemu dan berdiskusi langsung dengan Ganjar. Menurutnya, Ganjar adalah sosok pemimpin rendah hati yang terbuka untuk berkomunikasi dengan seluruh kalangan.

“Pak ganjar sebagai salah satu pemimpin yang humble dan bisa berbicara dengan berbagai kalangan anak muda,” katanya.

Dia berharap, pertemuan ini bisa memotivasi para delegasi AYIC untuk menyuarakan keberagaman, kesatuan dan perbedaan.

“Dan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Sehingga terjadi unity in diversity itu,” tegasnya.

Baca Juga: Yogyakarta Tuan Rumah Turnamen Para Badminton Internasional 2022

Load More