SuaraJawaTengah.id - Masyarakat Kabupaten Magelang yang tergabung dalam Forum Penggerak Kebangsaan Magelang menggelar Parade Merah Putih dan panggung kebangsaan di kawasan wisata super prioritas Borobudur.
Penanggung Jawab Kegiatan Abbet Nugroho dalam siaran pers di Magelang, mengatakan kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (14/8/2022) malam tersebut diikuti sekitar 700 orang dari kawasan Magelang dan sekitarnya.
Kegiatan mengambil Tema "Tolak Intoleransi dan Radikalisme, Perkuat Nasionalisme untuk Indonesia Jaya".
Abbet menyampaikan meskipun Indonesia akan merayakan Hari Ulang Tahun Ke-77, bangsa ini tidak boleh lengah sedikit pun karena di sekeliling masih bergentayangan kelompok-kelompok intoleran yang mengancam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut dia, paham-paham yang berlawanan dengan Pancasila masih ada dan membaur dalam kehidupan bermasyarakat, maka potensi yang mengarah kepada ancaman keamanan bangsa dari dalam dan dari luar harus diwaspadai.
"Kita sebagai anak bangsa yang diwarisi Pancasila oleh para pendiri bangsa harus berpegang teguh dan menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai falsafah dan pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara. Komitmen kami sudah final bahwa tidak ada asas lain kecuali Pancasila dan Bendera Merah Putih harus dijunjung setinggi-tingginya," katanya.
Camat Borobudur Subiyanto mengapresiasi kegiatan tersebut karena merupakan wujud nyata tugas dan kewajiban masyarakat dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan.
Ia menyampaikan Budi Utomo mengajak rakyat Indonesia untuk selalu bersikap nasionalis, sedangkan melalui Soekarno-Hatta dan para pejuang lain telah mewarisi kemerdekaan sehingga kini menjadi tugas masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dan menjaga NKRI.
Selain diisi orasi kebangsaan oleh beberapa tokoh kebangsaan, seperti I Gede Mahardika, AR. Wasis Waluyo , dan KH. Ahmad Labib Asrori Katib Syuriah PCNU Magelang dan Pembina Jamaah Kopdariyah. Panggung kebangsaan diisi pula dengan penampilan seni budaya beberapa komunitas kesenian di Magelang dan atraksi Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa PCNU Kabupaten Magelang.
Baca Juga: Telusuri Pemicu Pembunuhan Brigadir J, Tim Khusus Berangkat ke Magelang
Meskipun dalam suasana hujan, tidak menyurutkan semangat para peserta Parade Merah Putih untuk melakukan kirab Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dan mengibarkan 500 Bendera Merah Putih. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin