SuaraJawaTengah.id - Tokoh muda Nahdlatul Ulama, Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir menyemprot aktivis Akmal Sjafril.
Pasalnya, Akmal Sjafril menyebut sejumlah sosok yang dinilainya diam dalam kasus penembakan Brigadir J dengan tersangka utama Irjen Ferdy Sambo.
Awalnya, Akmal Sjafril melalui akun Twitternya @malakmalakmal memposting sejumlah foto aktivis maupun politikus.
Selain Gus Nadir, beberapa sosok lain yang diposting Akmal Sjafril adalah Abu Janda, Denny Siregar, Ade Armando, Ruhut Sitompul hingga Giring Ganesha.
"Nggak apal semua namanya. Yg pasti mereka diam di kasus FS. Demikian," tulis keterangan unggahan itu yang dikutip Suarajawatengah.id, Senin (15/8/2022).
Sontak saja, cuitan sosok lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu langsung direspon Gus Nadir melalui akun Twitternya @na_dirs.
"Akmal ini pembohongnya luar biasa. Cukup cek TL akun @na_dirs untuk membuktikkan bahwa sudah beberapa kali kasus FS dibahas. Gak malu ente Mal melakukan kebohongan publik yg dosanya sebanyak followermu Me-RT dan me-like," tulis Gus Nadir.
Sebelumnya, pada penyelidikan Komnas HAM, sejumlah keterangan telah digali guna mengungkap kematian Brigadir J. Pada Jumat (12/8/2022) lalu Komnas HAM memeriksa Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok.
Kepada Komnas HAM, Ferdy Sambo mengaku bersalah atas tindakan yang dia lakukan sehingga terjadi disinformasi mengenai kasus ini. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat atas rekayasa yang dia buat.
Baca Juga: Publik Kini Bertanya Motif Istri Irjen Ferdy Sambo Mengaku Mengalami Pelecehan Seksual
"Sekali lagi, dia akhirnya mengakui bahwa dia yang paling bertanggung jawab atas peristiwa ini," kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik.
Total ada tiga orang dari Komnas HAM yang memeriksa Ferdy Sambo. Mereka adalah Ahmad Taufan Damanik selaku Ketua Komnas HAM, Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara selaku komisioner.
"Pertama adalah pengakuan FS bahwa dia adalah aktor utama dari peristiwa ini," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama