Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu memberikan keterangan kepada wartawan terkait penangkapan 16 terduga pelaku sekelompok geng motor yang berkeliling dengan membawa senjata tajam hingga membuat masyarakat resah, Rabu (16/8/2022). [Suara.com/Anang Firmansyah]
Ia tidak mengetahui kapan persisnya para gerombolan geng motor ini beraksi. Karena sejak berjualan dalam beberapa hari terakhir, tidak ada aktivitas meresahkan sampai pukul 23.00 WIB jam operasional warungnya.
"Saya biasa jualan sampai jam 11 malam. Tidak menjumpai ada geng motor itu. Tapi karena sudah ada imbauan ya mulai nanti malam saya mungkin bakal tutup lebih gasik lagi jam 9 atau 10 malem," terangnya.
Dirinya beserta pedagang lainnya berjumlah 50 an yang biasa berjualan sampai malam hari berharap agar pihak kepolisian bisa menangkap geng motor tersebut. Hal ini agar para pengunjung dan pedagang Alun-alun Banyumas tidak dibayangi rasa takut
Kontributor : Anang Firmansyah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris