Patung Raden Saleh berdiri megah di kawasan Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, Kamis (18/08/22). Pada era 1950 an, tempat tersebut adalah Kebun Binatang (Bonbin) pertama di Kota Semarang yang bernama Bonbin Tegalwareng. [Suara.com/Aninda Kartika]
"Betul ada Gajah yang namanya Hasan saat itu, tapi dikabarkan gajah itu mati karena tersengat listrik," ucapnya.
Wijanarko mengatakan terakhir berkunjung ke Bonbin Tegalwareng di akhir 1983.
"Setelah itu Bonbin dipindah ke Tinjomoyo yang ada di Gajahmungkur dekat dengan Kampus Unika. Usai dipindahkan saya pernah berkunjung ke sana namun tak melihat Hasan lagi," tambahnya.
Bonbin Tinjomoyo juga pernah beroperasinya puluhan tahun, dan direlokasi ke Mangkang pada 2007 silam. Kini Bonbin Mangkang jadi satu-satunya Bonbin di Kota Semarang dengan berbagai koleksi hewannya.
Kontributor : Aninda Putri Kartika
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun