SuaraJawaTengah.id - Suasana ramai bercampur riuh mewarnai pelepasan Kirab Tandu Soedirman di Museum Tempat Lahir (MTL) Soedirman, Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Rabu (31/8/2022).
Sedari pagi, ribuan warga Kabupaten Purbalingga telah memadati jalur yang menjadi rute kirab. Hujan rintik yang mengguyur sejak pagi tidak menyurutkan antusiasme warga menyaksikan kirab tersebut.
Dandim 0702 Purbalingga, Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol yang memimpin pelepasan kirab tersebut menjelaskan acara tersebut bertujuan untuk mengingat jasa para pahlawan, khususnya Panglima Besar Jenderal Soedirman yang lahir di Kabupaten Purbalingga.
"Kita senantiasa untuk mengingat jasa para pahlawan kita. Karena perlu diketahui Jenderal Soedirman adalah seorang panglima besar asal Kecamatan Rembang yang namanya sangat masyhur di Indonesia," katanya dalam sambutan sebelum pelepasan Kirab Tandu Soedirman di MTL Soedirman, Rabu (31/8/2022).
Acara tersebut dimulai pukul 09.30 WIB dengan menempuh empat etape sejauh 24 KM. Dalam setiap etape kirab tersebut diikuti oleh 1200 peserta dengan membawa 300 tandu.
Mereka terdiri dari personel TNI, Polri, Ormas, pelajar dan juga masyarakat. Etape pertama berawal dari MTL Soedirman hingga di SDN 1 Bedagas Kecamatan Pengadegan.
Etape kedua mulai dari SDN 1 Bedagas hingga lapangan Desa Sinduraja Kecamatan Kaligondang.
"Etape ketiga dimulai dari lapangan Desa Sinduraja Kecamatan Kaligondang menuju lapangan Koramil Kaligondang. Sedangkan etape terakhir dari Koramil Kaligondang menuju Alun-alun Purbalingga," terangnya.
Dandim Purbalingga yang mengenakan kostum Panglima Besar Jenderal Soedirman, menjelaskan acara tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan ke 77 RI dan juga bagian upaya membumikan Soedirman di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan ini juga akan tercatat dalam rekor MURI.
Baca Juga: Kemenperin: Nilai Produksi Knalpot di Purbalingga Tembus Rp 138,7 Miliar
"Kegiatan ini diikuti total oleh 5.202 peserta untuk memecahkan rerkor Muri pembawa tandu dan peserta terbanyak," jelasnya.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan Bulan Kemerdekaan ini Kabupaten Purbalingga mengangkat subtema 'Dengan Semangat Juang Panglima Besar Jenderal Soedirman Kita Jadikan Momentum Hari kemerdekaan Republik Indonesia Untuk Mewujudkan Purbalingga Hebat, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat'.
"Oleh karena itu, berbagai kegiatan digelar dengan tema Soedirman. Salah satunya Kirab Tandu Soedirman yang juga akan masuk rekor MURI," ungkapnya.
Sementara itu, warga Kecamatan Rembang, Indri (32) mengaku senang dengan diadakannya kirab tandu tersebut. Ia sejak pagi sudah menunggu di pinggir jalan meski cuaca sempat diguyur hujan.
"Senang tentunya sekaligus bangga karena kan Jenderal Soedirman lahir dari sini. Semangat perjuangannya dahulu luar biasa, makanya kita sebagai generasi penerus tidak boleh kalah dengan para pahlawan," tuturnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris